Sambil Pose 3 Jari, Ganjar Optimis Bakal Sapu Bersih Suara di Sultra
Kendari – Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengatakan dirinya sangat optimis akan meraih suara maksimal di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Hal ini dikatakan Ganjar saat menghadiri konsolidasi dengan Tim Pemenangan Daerah (TPD) Sultra di Sahid Azizah Syariah Hotel & Convention Kendari, Minggu (3/12/2023).
Konsolidasi ini dihadiri mulai dari partai koalisi pasangan capres-cawapres nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yakni PDIP, PPP, Partai Hanura, dan Perindo. Kemudian ada juga para relawan hingga masyarakat Kota Kendari.
“Bapak-ibu, terima kasih sudah berkumpul. Saya merasa bangga hari ini ternyata tim pemenangan Ganjar-Mahfud adalah seluruh rakyat yang ada di Sulawesi Tenggara. Ternyata tim pemenangan kita adalah ibu-ibu yang kuat sekali di sini, ternyata tim kita adalah bapak-bapak yang ikut mendukung, anak-anak muda generasi z dan milenial yang semua bergerak,” kata Ganjar.
Ganjar pun memberikan pesan kepada semua yang hadir dalam acara konsolidasi TPD Sultra. Seperti mengajak masyarakat agar bisa memilih pasangan Ganjar-Mahfud di tanggal 14 Februari 2024 mendatang.
“Salam saya untuk seluruh keluarga mulai hari ini nanti ketuklah rumah baik-baik, serta pergi ke tetangga dan saudara, berikan penjelasan yang bagus,” ungkap Ganjar.
“Pastikan mereka sudah terdaftar, pastikan mereka mengerti untuk bisa mencoblos pastikan mereka akan datang pada tanggal 14 Februari, dan pastikan mereka akan memilih Ganjar-Mahfud,” imbuh Ganjar.
Karena itulah, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu optimis akan meraih suara kemenangan di wilayah Sultra.
Menutup pidatonya, Ganjar mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk berpose tiga jari bersama-sama guna menandakan sebagai bentuk kesolidan bersama menghadapi Pilpres 2024.
“Angkat tangan tinggi-tinggi. Insyaallah kemenangan akan kita raih, dengan bekerja sama kita semuanya,” tandas Ganjar.
Seperti diketahui, dalam lawatannya ke Kendari, Ganjar bertemu dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, TPD Sulawesi Tenggara, milenial dan generasi Z hingga para pelaku UMKM.
