Satu-satunya di Sultra, Pemkab Konawe Peringkat 7 Nasional Capaian Realisasi Investasi 2021

Konawe – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia (RI) dengan menduduki peringkat tujuh secara nasional capaian realisasi investasi tahun 2021.
Realisasi investasi Kabupaten Konawe mencapai Rp20,056 triliun dengan total realisasi di tingkat provinsi sebesar Rp27,932 triliun. Sebanyak Rp23,6 triliun dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Rp4,334 triliun dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PDMN).
Total investasi yang didapatkan oleh Pemkab Konawe berasal dari dua perusahaan, yakni PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS).

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa mengapresiasi kinerja dan pengabdian Pemkab Konawe hingga dapat meraih penghargaan tersebut. Menurutnya penghargaan tersebut merupakan keberhasilan seluruh elemen masyarakat Konawe yang telah membantu pemerintah dalam memberikan kenyamanan investasi di daerah.
“Kami juga memberikan kemudahan kepada para investor yang ingin berinvestasi, selama investasi tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat dan keamanan di Konawe kita berikan kesempatan,” katanya, Kamis (17/2/2022).
Selanjutnya, Bupati Konawe atau yang akrab disapa KSK ini menargetkan capaian investasi di Konawe tahun 2022 bisa mencapai Rp32 triliun, dengan melakukan berbagai macam program, mulai dari pengadaan pupuk bagi petani, hingga pengembangan peternakan di Konawe.
“Kita akan semakin menggenjot seluruh sumber daya yang ada untuk peningkatan investasi daerah, mulai dari sektor peternakan. Utamanya ternak sapi, kita akan melakukan suntik sperma atau sistem IB dengan target sebanyak seribu sapi tanpa harus dibeli lagi,” terangnya.
Sementara itu, Menteri Investasi/BPKM, Bahlil Lahadalia mengungkapkan penghargaan tersebut diberikan untuk mengapresiasi kepala daerah, gubernur, maupun bupati karena telah membantu Kementerian Investasi dalam mencapai keberhasilan realisasi investasi pada 2021.
“Sebelumnya belum ada bentuk penghargaan seperti ini. Ini diadakan sebagai bentuk apresiasi kepada gubernur, bupati, kepala daerah serta jajarannya karena realisasi investasi ini bisa tercapai bukan hanya berkat BKPM melainkan bantuan daerah,” ungkapnya.
Selanjutnya, Bahlil menginginkan agar Konawe dan daerah lainnya terus melakukan kolaborasi yang efektif dalam mendorong masuknya investasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
“Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan dapat memotivasi setiap daerah untuk memberikan kemudahan, meningkatkan pelayanan perizinan, dan memfasilitasi para pelaku usaha, sehingga dapat bersama-sama mencapai target realisasi investasi sebesar Rp1.200 triliun di tahun 2022,” pungkasnya.






