Sebulan Mengungsi, Korban Longsor di Kendari Harap Realisasi Bantuan dari Pemerintah

Kendari – Sejumlah warga di Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) masih mengungsi akibat rumahnya rusak diterjang tanah longsor yang terjadi pada akhir Juni 2025. Hingga sebulan berlalu, bantuan perbaikan rumah dan tanggul yang dijanjikan pemerintah belum juga terealisasi.
Sedikitnya tiga kepala keluarga masih bertahan dalam kondisi rumah yang rusak parah. Mereka mengaku sudah dijanjikan akan menerima bantuan berupa bedah rumah dan perbaikan tanggul, namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari pemerintah setempat.
Material longsor yang menimbun rumah warga setinggi dua meter itu hingga kini hanya ditutup menggunakan terpal seadanya. Warga pun tetap menjalani aktivitas seperti biasa, meski masih diliputi kekhawatiran akan terjadi longsor susulan, terutama saat hujan turun.
“Kami masih mengungsi di rumah keluarga, karena khawatir tidur malam di rumah sendiri. Apalagi tanahnya belum diperbaiki,” ujar Aswa, salah satu korban longsor, Rabu (6/8/2025).
Warga berharap pemerintah segera merealisasikan bantuan yang telah dijanjikan agar mereka bisa kembali tinggal di rumah dengan aman. Selain kerusakan fisik bangunan, kondisi psikologis warga juga terganggu karena rasa waswas yang terus menghantui.
Diketahui, peristiwa longsor yang terjadi pada akhir Juni lalu menimbun dua rumah warga serta satu rumah lainnya nyaris ambruk karena tanah disekitarnya ambles akibat longsor.
Ada pula seorang penghuni rumah yang sempat tertimbun material longsor saat sedang tertidur, tetapi berhasil diselamatkan dan hanya mengalami luka-luka.





