Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Sedang Pesan Makanan di Sari Laut, Seorang Pria di Kendari Dikeroyok OTK

Sedang Pesan Makanan di Sari Laut, Seorang Pria di Kendari Dikeroyok OTK
Ilustrasi pengeroyokan.

Kendari – Sial dan juga nahas kejadian yang menimpa Rafli (20), warga Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ia tiba-tiba saja dikeroyok sejumlah orang tak dikenal (OTK), Minggu (11/4/2021) sekitar pukul 01.30 WITA.

Aksi pengeroyokan itu terjadi saat korban sedang menunggu pesanan makanan di Sari Laut Doa Ibu yang berada di Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Kendaraan yang diduga milik pelaku pengeroyokan saat diamankan personel Polsek Mandonga.
Kendaraan yang diduga milik pelaku pengeroyokan saat diamankan personel Polsek Mandonga. Foto: Istimewa.

Sedang menunggu, tiba-tiba dirinya langsung dipukul dari belakang oleh seseorang. Kemudian Rafli ditarik keluar, dan rupanya sudah ada teman-teman pelaku, mereka dengan ganas ikut menghajar.

“Saya tidak kenal mereka. Saya tidak tahu apa-apa, tiba-tiba saya langsung dipukul, diseret keluar, dan dikeroyok lagi sama teman-temannya,” kata Rafli setelah kejadian.

Untungnya, lanjut Rafli, di tempat kejadian ada beberapa teman yang melihat aksi pengeroyokan tersebut dan langsung membantunya.

Para pelaku kemudian kabur. Tapi motor salah satu yang diduga otak pelaku pengeroyokan ditinggal di lokasi kejadian.

Saat dikonfirmasi, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Mandonga AKP Ketut Arya Wijanarka mengatakan, modus para pelaku masih terus pihaknya dalami.

“Belum bisa saya bicara banyak karena proses lidik laporan untuk mengungkap para pelaku dan juga modusnya. Korban saja tidak tahu siapa pelakunya, kami masih kumpulkan keterangan saksi yang ada di TKP,” ujar AKP Arya.

Saat ini pihak kepolisian telah menyita sebuah handphone dan sepeda motor dengan nomor polisi DT 4566 MF diduga milik salah seorang pelaku yang ditinggal di TKP.

Baca Juga:  SMAN 1 Kendari Wakili Sultra di Festival Musikalisasi Puisi Nasional 2025

Handphone bersama motornya sudah kami amankan, karena waktu anggota ke TKP motor sudah dibawa teman-teman korban ke tempat lain,” terangnya.

“Pada plat motor yang diamankan itu juga tertulis nama Adit Saputra,” tambahnya.

AKP Arya berharap, korban maupun keluarga tidak melakukan pergerakan sendiri, sembari menunggu tim penyidik yang ditugaskan untuk menangkap para pelaku.

“Korban sendiri sudah melakukan visum di RS Bhayangkara,” tutupnya.

Laporan: Fito

Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten