Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Semarakkan Malam Takbiran Idulfitri 1447 Hijriah, Warga Jalan Bahagia Kendari Bakal Gelar Pawai Obor

Semarakkan Malam Takbiran Idulfitri 1447 Hijriah, Warga Jalan Bahagia Kendari Bakal Gelar Pawai Obor
Warga Jalan Bahagia, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), akan menggelar pawai obor dalam rangka menyemarakkan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah. Foto: Istimewa.

Kendari – Warga di kawasan Jalan Bahagia, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), akan menggelar pawai obor pada malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026).

Koordinator lapangan kegiatan, Rudi Taslim, mengatakan sekitar 200 warga diperkirakan ambil bagian dalam pawai yang rutin diselenggarakan setiap tahun tersebut.

Ia menjelaskan, pawai obor tahun ini akan tampil berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika yang lalu hanya berupa arak-arakan obor biasa, kali ini warga akan membawa obor yang didesain menyerupai kubah masjid.

“Kami memiliki konsep yang berbeda yang di mana kami membuat obor unik yang berbentuk kubah masjid,” jelas Rudi kepada Kendariinfo, Kamis (19/3).

Selain itu, ia menambahkan sejumlah ornamen lain juga akan turut memeriahkan pawai, seperti kendaraan yang dihias dengan tema Idulfitri serta patung angsa yang dirakit dari bambu.

“Ada patung angsa yang dirakit pakai bambu yang akan membuka jalan pada saat pawai obor,” tambahnya.

Pawai obor ini akan dimulai setelah pelaksanaan ibadah salat Isya. Adapun rutenya akan ditempuh dari Jalan Bahagia, kemudian melintasi area PLN Kendari di Jalan Ahmad Yani, dan berakhir di Masjid Ar-Razak Saeid Bahagia.

Untuk diketahui, warga Jalan Bahagia secara rutin menggelar pawai obor dalam rangka menyemarakkan malam takbiran setiap tahunnya. Pada tahun lalu, kata Rudi, warga setempat menggelar pawai di sekitar lorong sembari memainkan gendang tradisional.

Baca Juga:  Imbas Larangan Mudik Nasional, Ribuan Orang Padati Pelabuhan Kolaka - Bajoe

“Kami melakukan pawai obor di sekitar lorong kami. Sepanjang jalan dengan memainkan gendang tradisional untuk takbiran bersamanya,” tutupnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten