Semester Depan, UHO Buka Pendaftaran Profesi Ners untuk Pertama Kali

Kendari – Fakultas Kedokteran (FK), Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) membuka pendaftaran dan pembelajaran pendidikan pada profesi ners semester depan (genap).
Ners merupakan profesi yang difokuskan pada perawatan individu, keluarga, dan masyarakat sehingga mereka dapat mencapai, mempertahankan, atau memulihkan kesehatan yang optimal, dan kualitas hidup dari lahir sampai mati.
Untuk menciptakan, profesi ners yang profesional dan unggul, FK UHO melakukan kerja sama dengan berbagai layanan kesehatan di Sultra, yakni Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari, Rumah Sakit Ismoyo, Camat Abeli, Camat Nambo, dan Puskesmas Konda. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Senin (1/11/2021).

Dekan FK UHO, Juminten Saimin mengungkapkan, pendaftaran profesi ners ini pertama kali akan dimulai pada semester genap. Mereka tentunya akan mendapatkan pembelajaran berbasis kompetensi.
“Jadi MoU kita ini untuk mahasiswa profesi ners nanti, ini pertama kali kita akan buka pendaftaran semester genap. Tapi kita sudah harus persiapkan pembelajarannya dan kerja sama dari sekarang. Sehingga melalui kerja sama ini, dapat merekrut tenaga kerja di lapangan,” ungkapnya.
Rektor UHO, Muhammad Zamrun Firihu mengatakan, kerja sama ini untuk keberlanjutan profesi ners yang sudah mendapatkan izin di bulan April 2021 lalu. Zamrun berharap, dengan adanya kerja sama ini, keberadaan Prodi Profesi Ners di FK UHO bisa diterima dengan baik.
“Ini agar pada saat praktik di luar mereka dapat bisa menyelesaikan prodi profesi nersnya dengan baik, sesuai yang disyaratkan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Jiwa Sultra, Abdul Razak menilai kerja sama ini merupakan langkah yang baik dan menjadi kewajiban pemerintah daerah mendukung hal tersebut. Oleh karena itu, pihaknya siap untuk memberikan pelatihan skil kepada mahasiswa yang melaksanakan profesi ners di RSJ Kendari.
“Anak-anak nantinya, kami akan drop juga di rumah sakit kami, karena kebutuhan tenaga dari waktu ke waktu pasti ada pembaharuan. Jadi salah satu hal yang kita minta nanti mereka bisa bekerja di RSJ kami,” pungkasnya.





