Sempat Hebohkan Warga, 3 Ekor Piton di Kendari Siap Dilepasliarkan
Kendari – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara (Sultra) siap melepasliarkan tiga ekor ular piton yang sempat menghebohkan warga Kelurahan Wua-wua, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari.
Kepala BKSDA Sultra, Sakrianto Djawie mengatakan, satwa tersebut akan dilepas di hutan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Dia menyebut, ular piton berjenis sanca itu mempunyai ukuran yang bervariasi, dari 3,50 sampai 3,80 meter.
“Ukurannya berbeda, dari 3,50 sampai 3,80 meter,” katanya, Kamis (20/5/2021).
Sakrianto menjelaskan, tiga ular itu awalnya ditangkap warga Kelurahan Wua-wua, lalu diserahkan ke pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari. Kemudian dari sana diteruskan ke BKSDA Sultra untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue BKSDA Sultra mengambil alih pengevakuasian ketiga satwa tersebut untuk dilepasliarkan ke habitatnya,” jelasnya.
Sakrianto mengungkapkan, sebelum ditemukan warga, ular tersebut diduga keluar dari sarangnya untuk mencari tempat yang hangat saat musim penghujan.
“Saat ini memang memasuki musim penghujan. Kemungkinan satwa tersebut keluar dari sarangnya untuk mencari tempat yang hangat,” pungkasnya.
