Warga Kendari Sulap Limbah Kayu Bernilai Ekonomis, Raup Rp4 Juta per Pekan

Kendari – Jangan ragu, jika barang bekas bisa disulap menjadi barang yang bernilai ekonomis. Ryan (31), warga Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) justru meraup untung setelah memanfaatkan limbah kayu menjadi furniture yang berguna dan memanjakan mata.
Di tangan Ryan, limbah kayu diolah menjadi barang-barang rumah tangga, seperti rak sepatu, meja, dan kursi.
“Awalnya saya lihat kayu-kayu limbah industri yang dibakar atau bahkan dibiarkan sampai rusak. Jadi daripada terbuang, akhirnya saya olah jadi furniture,” katanya, Rabu (27/10/2021).

Limbah kayu tersebut didapatkannya dari sejumlah toko secara cuma-cuma. Namun terkadang benda bekas itu dibelinya jika pemilik toko menjualnya.
Usaha furniture pria asal Medan, Sumatra Utara ini diberi nama “Nalory Kendari”. Dalam seminggu, sebanyak delapan hingga sepuluh set meja dan kursi yang diproduksinya. Untuk per setnya atau 1 meja dan 4 kursi, diberi harga Rp750 ribu.
“Saya terinspirasi dari Medan, lihat orang bikin dari kayu bekas terus bisa diolah jadi barang yang berguna,” imbuhnya.
Berkat daur ulang limbah kayu tersebut, Ryan sudah bisa menghidupi istri dan dua anaknya. Bahkan, dia juga memborong delapan unit kamar indekos yang awalnya disewa hanya satu kamar untuk tempat tinggal.
Walaupun terbuat dari limbah kayu industri, usaha yang sudah dua tahun berjalan milik Ryan itu mampu meraup omzet yang menggiurkan bagi dirinya dan keluarga, Rp4 juta per minggunya.
Karena harganya yang cukup terjangkau, usahanya itu pun tidak jarang dilirik oleh para UMKM di Kendari. Dia menjual hasil olahannya itu dengan memanfaatkan grup jual-beli di Facebook.
“Alhamdulillah, usaha kami terus berkembang, karena orang-orang mulai cari alternatif furniture murah selama pandemi khususnya UMKM yang jualan pakai boks,” ucapnya.
Berkat kegigihannya bersama dua pengrajinnya, usaha kreatif Ryan mendapatkan apresiasi dari pemerintah setempat. Dia diberikan gudang gratis yang berada di Jalan Boulevard dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
“Kami sudah dapat fasilitas gudang gratis dari Disperindag selama setahun. Workshop gudang di Jalan Boulevard, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kompleks Pergudangan Sentra IKM Meubeler yang diresmikan Pak Jokowi,” jelasnya.







Satu balasan terkait “Warga Kendari Sulap Limbah Kayu Bernilai Ekonomis, Raup Rp4 Juta per Pekan”
Ada akun publikasi onlinenya?