Sepekan Tak Ditemukan, Pencarian Korban Hilang di Perairan Mola Wakatobi Ditutup

Wakatobi – Setelah sepekan melakukan pencarian dengan hasil nihil, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari menutup pencarian terhadap korban yang hilang di Perairan Mola, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Mengingat Ops SAR telah dilaksanakan selama tujuh hari dan tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban, maka Ops SAR terhadap satu orang hilang di sekitar Perairan Mola Wakatobi dinyatakan selesai dan ditutup,” ujar Kepala KPP Basarnas Kendari, Aris Sofingi, Sabtu (18/6/2022).
Aris menyebut, hingga memasuki pukul 17.30 WITA, pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan hasilnya nihil. Oleh karena itu, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Kendati demikian, Ops SAR dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Untuk diketahui, korban bernama Lita (30) warga Desa Mola Samabahari, Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi hilang di Perairan Mola pada Minggu (12/6).
Awalnya, pada pukul 05.00 WITA, korban menggunakan longboat berangkat dari Desa Mola menuju Desa Samabahari.
Pada pukul 08.05 WITA, seorang nelayan asal Desa Mola Samabahari yang pulang dari melaut tiba-tiba melihat longboat milik korban yang hanyut. Korban tidak ada di dalam longboat dan posisi longboat pada saat itu sudah setengah berisikan air laut.
Melaut Sendiri, Perahu Nelayan Wakatobi Ditemukan Tak Bertuan di Lautan
KPP Basarnas Kendari Lakukan Pencarian Terakhir Nelayan Hilang di Perairan Mola Wakatobi





