Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Sinergi Pemkot Kendari dan Bank Sultra Tangani Masalah Jemaah Umrah Terlantar di Madinah

0
0
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan Dirut Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar melalukan serah terima Aplikasi Sistem Informasi Retribusi Daerah (SIRIDA) di Kendari. Foto: Istimewa.

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menjalin koordinasi dengan Bank Sultra untuk membantu puluhan jemaah umrah asal Kota Kendari yang sempat terlantar di Madinah, Arab Saudi. Kerja sama ini dilakukan menyusul persoalan yang dialami para jemaah setibanya di Tanah Suci pada Sabtu (14/2/2026).

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan dukungan Bank Sultra menjadi bagian penting dari respons cepat pemerintah daerah dalam menangani situasi darurat yang dialami warganya di luar negeri.

“Pak Dirut Bank Sultra membantu biaya akomodasi para jemaah kita yang terlantar di Madinah. Terima kasih atas bantuannya yang telah membantu warga kita,” ujar Siska, Senin (16/2).

Kasus ini bermula ketika puluhan jemaah berangkat dari Kota Kendari menuju Jakarta pada Selasa (10/2), lalu melanjutkan penerbangan ke Jeddah pada Jumat (13/2). Mereka tiba di Arab Saudi sehari kemudian dengan agenda melaksanakan ibadah umrah.

Namun, setibanya di Madinah, fasilitas yang dijanjikan oleh pihak travel tidak tersedia. Akomodasi yang seharusnya telah disiapkan ternyata belum ada, sehingga para jemaah sempat berada dalam kondisi tidak menentu.

Informasi mengenai situasi tersebut kemudian sampai kepada Siska yang kebetulan juga tengah berada di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah umrah. Siska mendatangi langsung para jemaah guna memastikan kondisi mereka.

Ia mengupayakan pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk makanan dan penginapan sementara, agar para jemaah dapat beristirahat dengan layak. Langkah itu kemudian diperkuat melalui koordinasi dengan Dirut Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar.

Melalui dukungan pembiayaan dari Bank Sultra, kebutuhan akomodasi jemaah selama berada di Madinah dapat dipenuhi. Bantuan tersebut memungkinkan para jemaah melanjutkan rangkaian ibadah dengan lebih tenang.

Siska menyatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan daerah menunjukkan pentingnya kemitraan strategis dalam pelayanan publik, terutama pada situasi darurat.

Menurutnya, lembaga perbankan daerah tidak hanya berperan dalam mendukung perekonomian, tetapi juga dapat hadir dalam persoalan kemanusiaan yang membutuhkan respons cepat.

Ia berharap sinergi yang terbangun dalam penanganan kasus ini dapat berlanjut ke berbagai program lain, termasuk kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Semoga sinergi ini terus terjalin,” pungkasnya.

Peristiwa tersebut, kata Siska, menjadi pengingat bahwa koordinasi lintas lembaga diperlukan untuk memastikan warga tetap mendapat perlindungan, bahkan ketika menghadapi persoalan jauh dari tanah air.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: