Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Situasi Kondusif Pasca-insiden Pembakaran Motor Karyawan PT Marketindo Selaras, Polisi Masih Siaga

Situasi Kondusif Pasca-insiden Pembakaran Motor Karyawan PT Marketindo Selaras, Polisi Masih Siaga
Polisi saat melakukan olah TKP pembakaran empat motor karyawan PT Marketindo Selaras di Kabupaten Konawe Selatan. Foto: Istimewa. (29/7/2025).

Konawe Selatan – Pasca-insiden pembakaran empat unit sepeda motor milik karyawan PT Marketindo Selaras (MS) di wilayah sengketa lahan Desa Sandey, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) situasi berangsur kondusif. Meski begitu, aparat kepolisian masih terus disiagakan guna mengantisipasi kemungkinan gangguan kamtibmas susulan.

Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan, AKP Laode Muhammad Jefri Hamzah, memastikan kondisi di lokasi saat ini telah terkendali, Rabu (30/7/2025). Tidak ada lagi pergerakan massa ataupun ketegangan antara pihak perusahaan dan kelompok masyarakat yang diduga terlibat.

“Sejak kemarin sudah kondusif dan landai, tidak ada pergerakan lagi. Tetapi personel masih tetap kita siagakan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Jefri saat dikonfirmasi Kendariinfo, Rabu (30/7).

Jefri menjelaskan, personel gabungan dari Polres Konsel dan BKO Polda Sultra ditempatkan di sekitar Polsek Angata sebagai langkah antisipasi cepat jika muncul potensi gesekan. Penjagaan difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan.

“Kita tempatkan di Polsek Angata dan beberapa titik sekitar lokasi sengketa. Kalau ada perkembangan situasi, bisa langsung ditangani,” tambahnya.

Selain penjagaan, upaya persuasif juga terus dilakukan. Kepolisian aktif memberikan imbauan kepada kedua belah pihak, baik dari unsur perusahaan maupun kelompok masyarakat yang berseberangan, agar menahan diri dan tidak terpancing provokasi.

“Kami terus menyampaikan pesan kamtibmas. Harapan kami, kedua pihak bisa menahan diri. Jangan sampai insiden serupa terulang,” tegas Jefri.

Baca Juga:  Mobil yang Ditumpangi Pasangan Pelajar di Kendari Terjun ke Laut

Terkait penyelidikan kasus pembakaran, Jefri menuturkan proses penyidikan masih berlangsung. Polisi tengah mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap identitas pelaku.

“Untuk pelaku pembakaran, masih kita dalami. Tim kami di lapangan masih bekerja. Kami mohon semua pihak menyerahkan proses hukum ini kepada kepolisian,” jelasnya.

Insiden pembakaran tersebut terjadi pada Selasa (29/7) pagi, di area lahan yang statusnya masih disengketakan antara perusahaan dengan sekelompok warga yang mengeklaim sebagai bagian dari Aliansi Masyarakat Tani (AMT) Kecamatan Angata.

Empat unit motor yang terbakar adalah kendaraan operasional milik karyawan PT MS.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, aksi tersebut dinilai dapat memicu instabilitas keamanan jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, aparat masih terus memonitor perkembangan situasi hingga benar-benar dinyatakan aman.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten