Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Muna

Sopir Berkostum Spiderman Antar MBG di Katobu, Muna, Anak TK Antusias

0
0
Pengantar makanan bergizi gratis (MBG) disambut peserta didik di Taman Kanak-kanak Perwanida Raha III, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.

Muna – Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Katobu-Wamponiki memakai kostum unik saat mendistribusikan makanan bergizi gratis (MBG). Pengantar mengenakan kostum Spiderman ketika mengantar MBG di Taman Kanak-Kanan (TK) Perwanida Raha III, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam video yang diterima Kendariinfo, peserta didik tampak antusias ketika sopir masuk ke halaman sekolah sambil membawa omprengan berisi MBG. Mereka berbondong-bondong mendekat dan menyambutnya. Pengantar juga terlihat menirukan gerakan Spiderman.

Kepala SPPG MBG Katobu-Wamponiki, Mega Sukma, mengatakan penggunaan kostum Spiderman terinspirasi dari konten media sosial yang menampilkan pengantaran makanan dengan konsep menarik bagi anak-anak. Menurut Mega, SPPG melayani sejumlah TK dan SD, sehingga diperlukan cara kreatif agar pembagian makanan lebih menyenangkan.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Katobu-Wamponiki, Mega Sukma. Foto: La Ode Muhamad Aslam/Kendariinfo. (11/2/2026).

“Awalnya melihat di media sosial ada pengantaran menggunakan kostum superhero dan respons anak-anak sangat bagus. Dari situ kami terinspirasi untuk mencoba,” kata Sukma kepada Kendariinfo, Rabu (11/2).

Ia mengungkapkan perbedaan terlihat jelas ketika penyaluran MBG dilakukan dengan kostum dibandingkan pakaian biasa. Saat pengantar mengenakan kostum Spiderman, antusias siswa meningkat signifikan.

“Saat pengantaran memakai kostum Spiderman, itu anak-anak lebih lahap mengkonsumsi MBG, bahkan makanan dalam omprengan habis. Mereka lebih antusias dan senang. Ada perbedaan dibandingkan menggunakan pakaian biasa,” ungkapnya

Menurutnya, pendekatan tersebut secara tidak langsung ikut membantu mendorong anak-anak, khususnya tingkat TK maupun SD yang umumnya masih sulit makan, menjadi bersemangat menghabiskan porsi MBG.

“Sejauh ini respons anak-anak menerima makanan sangat luar biasa,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: