SPBU THR Disidak Satpol PP Usai Warga Kendari Protes QR Code BBM Dipakai Orang Lain
Kendari – Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Kendari melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU THR, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), setelah adanya aduan warga terkait dugaan penyalahgunaan QR Code pembelian BBM bersubsidi.
Plt. Kasatpol PP Kota Kendari Dasril Yamin mengatakan sidak tersebut merupakan tindak lanjut pengawasan dan penertiban pengecer BBM di sekitar SPBU serta aduan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan QR Code MyPertamina.
“Untuk itu kami turun menegur langsung pihak SPBU THR melalui manajer dan seluruh operator yang ada di SPBU tersebut untuk tidak melayani pengisian BBM yang tidak sesuai pelat kendaraan dan QR Code yang diberikan,” kata Dasril saat dikonfirmasi Kendariinfo, Kamis (1/10/2026).
Dalam sidak tersebut, petugas Satpol PP juga memantau langsung proses pengisian BBM di SPBU THR. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pengisian BBM berlangsung sesuai dengan QR Code dan kendaraan yang terdaftar.
“Kami menyidak langsung jalannya pengisian BBM yang sesuai QR Code masing-masing,” ujarnya.
Sebelumnya, warga Kendari bernama Atika Harli memprotes setelah mengetahui QR Code kendaraannya tercatat digunakan untuk membeli Pertalite sebanyak 35 liter di SPBU dengan kode 7493109 atau SPBU Budi Utomo atau THR.
Atika mengetahui hal tersebut saat hendak mengisi BBM untuk kendaraannya di SPBU Rabam, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Rabu (30/9) sore.
Saat QR Code miliknya dipindai, sistem menunjukkan QR Code tersebut telah lebih dahulu digunakan untuk transaksi pengisian BBM di SPBU THR.
Atika kemudian mendatangi SPBU tersebut dan meminta pihak pengelola memeriksa rekaman CCTV untuk mengetahui kendaraan yang menggunakan QR Code miliknya. Namun, hasil penelusuran belum dapat memperlihatkan nomor polisi kendaraan secara jelas.
Satpol PP Kota Kendari kini mengingatkan pihak SPBU agar memastikan kesesuaian antara kendaraan, pelat nomor, dan QR Code sebelum melayani pengisian BBM bersubsidi.
QR Code BBM Warga Kendari Diduga Dipakai Orang Lain saat Isi Pertalite di SPBU
