Stok BBM di Sultra Masih Aman Meski Konflik Timur Tengah Memanas
Kendari – Meski situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah memanas, pasokan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sulawesi Tenggara (Sultra) dipastikan masih aman dan terkendali. Hal ini disampaikan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, yang menegaskan bahwa akses energi di seluruh wilayah Sulawesi tetap lancar, termasuk untuk wilayah Sultra.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan bahwa ketahanan stok BBM untuk wilayah Sulawesi berada di atas ambang batas operasional.
Produk seperti pertalite, pertamax, dan solar tersedia dalam jumlah mencukupi dan terus didistribusikan melalui terminal-terminal BBM serta jaringan SPBU yang tersebar di seluruh provinsi, termasuk Sultra.
“Kami pastikan distribusi energi tetap berjalan normal. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok di semua wilayah, termasuk Sulawesi Tenggara, dalam kondisi aman,” kata Fahrougi, Selasa (24/6/2025).
Ketegangan yang terjadi antara Iran dan Israel, serta isu penutupan Selat Hormuz, jalur penting distribusi minyak dunia, memang menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi kenaikan harga minyak global. Namun sejauh ini, belum ada keputusan resmi dari pemerintah Indonesia terkait penyesuaian harga BBM domestik.
Fahrougi menegaskan bahwa sebagai badan usaha pelaksana, Pertamina akan mengikuti penuh kebijakan pemerintah dalam penetapan harga, baik untuk BBM bersubsidi maupun non-subsidi. Fokus utama saat ini adalah memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi energi bagi masyarakat.
Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Pertamina Holding, serta memantau dinamika global untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Langkah-langkah penyesuaian akan segera diambil jika diperlukan, dengan tetap mengutamakan kepentingan publik.
Dalam menghadapi isu yang berkembang di masyarakat, pihak Pertamina mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Seluruh upaya tengah dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan energi di wilayah Sulawesi, termasuk Sultra.
