Sulkarnain Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin, Satgas: Vaksin Bukan Obat

Kendari – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir dinyatakan positif Covid-19. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Sulkarnain melalui unggahan rekaman video yang beredar di media sosial.
“Kami fokus pemulihan kondisi dan mengikuti serangkaian tes yang harus dilalui dan benar adanya kami terkonfirmasi positif Covid-19,” ucap Sulkarnain Kadir dalam video singkat berdurasi 1 menit 28 detik, Selasa (29/6/2021).
Hal ini dibenarkan langsung oleh juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Kendari, dr. Algazali. Dia mengatakan, Wali Kota Kendari memang benar terjangkit Virus Corona.

“Olehnya, kami mengajak warga Kota Kendari untuk mendoakan beliau. Semoga diberikan kesembuhan agar bisa beraktivitas seperti sediakala,” harap Algazali.
“Beliau juga bisa dikategorikan sebagai orang yang terkonfirmasi tanpa gejala atau OTG,” sambungnya.
Sebelum terkonfirmasi positif Covid-19, Sulkarnain telah menerima penyuntikan Vaksin Sinovac dosis pertama dan kedua di Gedung Private Medical Care Center (PMCC) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, Kamis (14/1).
Berkaitan dengan hal itu, Algazali mengingatkan, bahwa vaksinasi bukanlah sebagai obat dan apabila sudah melakukan vaksinasi jangan terlalu merasa berlebihan.

“Vaksinasi yang kita lakukan itu bukanlah sebagai obat. Akan tetapi, begitu kita sudah melakukan vaksinasi maka jangan juga terlalu bereuforia berlebihan, bahwa saya sudah divaksin dan tidak menggunakan lagi masker atau melakukan kegiatan banyak di luar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, vaksinasi hanya memberikan atau memasukkan sesuatu ke dalam tubuh untuk meningkatkan antibodi.
“Ketika kita sudah diminta untuk melaksanakan vaksinasi, maka jangan menunda. Mari kita sama-sama menyukseskan program vaksinasi ini,” ajaknya.
Laporan: Aldho





