Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Sultra Jadi Provinsi Terbaik Nasional dalam P2DD 2025, Dorong Lompatan Besar Transformasi Digital

Sultra Jadi Provinsi Terbaik Nasional dalam P2DD 2025, Dorong Lompatan Besar Transformasi Digital
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (tengah) saat menerima penghargaan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2025 kategori Rookie of The Year di salah satu hotel di Jakarta. Foto: Istimewa. (1/12/2025).

Kendari – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat sejarah baru dalam ajang Championship Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2025. Untuk pertama kalinya sejak program itu digulirkan pada 2021, Sultra dinobatkan sebagai peringkat pertama nasional dalam kategori Rookie of The Year.

Lompatan tersebut menandai perubahan besar perjalanan digitalisasi daerah. Pada 2023, posisi Sultra masih berada di peringkat paling buncit, yakni 34 dari 34 provinsi. Kini, daerah ini menembus posisi 16 secara nasional dari total 38 provinsi, kenaikan 18 peringkat yang menjadi salah satu progres tercepat di Indonesia.

Penghargaan itu menempatkan Sultra mengungguli Maluku Utara dan Kalimantan Tengah dalam kategori yang sama. Peringkat tinggi tersebut merupakan hasil kerja kolektif di bawah kepemimpinan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR).

Percepatan digital pada 2025 menjadi titik penting reformasi layanan publik Sultra. Berbagai inovasi yang menyederhanakan proses pembayaran pajak berdampak langsung pada peningkatan kinerja fiskal daerah.

Dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Jakarta, Gubernur ASR menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan pencapaian bersama seluruh komponen pembangunan di Sultra.

“Predikat terbaik pertama Rookie of The Year P2DD menunjukkan bahwa Sulawesi Tenggara bergerak cepat, bekerja bersama, dan memiliki tekad kuat untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Ini bukan penutup, tetapi langkah awal menuju ekosistem digital pemerintahan yang lebih maju dan modern,” ujarnya usai menerima penghargaan, Senin (1/12/2025).

Baca Juga:  1 Nelayan Butur yang Hilang Tersambar Petir Ditemukan Meninggal

Pemprov Sultra mencatatkan penerimaan dari Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) naik lebih dari Rp100 miliar, pendapatan dari Pajak Air Permukaan menembus Rp8 miliar, tertinggi sejak 2019 dan retribusi pelabuhan ikut meningkat Rp6 miliar setelah penerapan sistem e-ticketing oleh Dinas Perhubungan.

“Transformasi digital memperlihatkan bahwa modernisasi layanan dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan pendapatan daerah,” bebernya.

ASR melanjutkan, Pemprov Sultra selanjutnya akan memperluas cakupan digitalisasi, termasuk penerapan QRIS daerah untuk seluruh jenis pembayaran, penyempurnaan integrasi layanan perpajakan dan retribusi melalui Sistem Bapendata, peningkatan literasi digital masyarakat, serta pembangunan tata kelola cerdas berbasis data real-time.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten