Survei Capai Angka 63%, Triple A dan TKD Sultra Optimis Prabowo-Gibran Menang Telak
Kendari – Ketua Harian Tim Kampanye Daerah (TKD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Ady Aksar (Triple A) dan seluruh TKD Sultra lainnya optimis merebut dan mempersembahkan kemenangan telak untuk Prabowo-Gibran dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) RI 2024 mendatang.
Triple A yang juga merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Sultra menyebut survei Prabowo-Gibran di Sultra terus menunjukan peningkatan hingga angka 63 persen. Pihaknya optimis, angka tersebut akan terus bertambah dan targetnya adalah mencapai angkat 70 – 75 persen.
“Alhamdulillah, dengan capaian saat ini tentunya membuat kita harus terus semangat untuk meningkatkan survei Prabowo-Gibran di Sultra dan jika seluruh pengurus aktif saya yakin bisa mencapai angka 70 – 75 persen,” katanya, Sabtu (9/12/2023).
Ia menambahkan, TKD Sultra dan seluruh tim pemenangan lainnya terus bergerak mengampanyekan paslon Presiden RI 2024 nomor urut 2. Bahkan, mereka telah melakukan rapat perdana guna membahas strategi-strategi pemenangan di Kota Kendari, Jumat (8/12).
Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua TKD Sultra, Abdul Rahman Saleh (ARS); Bendahara TKD Sultra, Herry Asiku; Sekretaris TKD dan dihadiri oleh seluruh pengurus TKD lainnya.
“Tahapan kampanye sedang berlangsung dan penyelenggara Pemilu 2024 telah menentukan rambu-rambu dalam pelaksanaan kampanye. Ada 8 misi asta cita, 17 program prioritas, dan 8 program hasil terbaik cepat yang diusung dan menjadi andalan Prabowo-Gibran,” paparnya.
Dari program-program andalan tersebut, lanjut Triple A, salah satu program yang gencar dilakukan DPD Partai Gerindra Sultra adalah upaya menekan stunting terhadap masyarakat. Olehnya itu, ia dan anggotanya terus membagi-bagikan makanan dan susu kepada anak-anak yang tersebar di 17 kabupaten/kota di Sultra.
Sementara itu, Bendahara TKD Sultra, Herry Asiku menjelaskan, seluruh TKD Sultra harus memiliki banyak referensi tentang Prabowo dan Gibran. Tujuannya, agar mereka bisa menjelaskan dan menjawab unek-unek masyarakat tentang kemampuan masing-masing capres dan cawapres Koalisi Indonesia Maju tersebut.
“Kita barisan TKD harus memiliki banyak pengetahuan tentang jagoan kita. Karena ketika ada pertanyaan dari masyarakat kita bisa mengatasinya. Kita juga bisa mengklarifikasi isu negatif yang banyak ditujukan ke pasangan Prabowo-Gibran oleh pihak-pihak yang memang mau menjatuhkan capres dan cawapres kita,” pungkasnya.
