Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

Tak Kebagian Minyak Goreng, Mak-Mak di Kendari Keluhkan Pelayanan Pasar Murah Bulog

Tak Kebagian Minyak Goreng, Mak-Mak di Kendari Keluhkan Pelayanan Pasar Murah Bulog
Puluhan mak-mak mengamuk di Kantor Bulog Sultra. Foto: Ferito Julyadi/Kendariinfo. (4/3/2022).

Kendari – Tak kebagian minyak goreng, puluhan mak-mak ngamuk di depan Kantor Wilayah Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Sultra, Jumat (4/3/2022). Pasalnya, meski telah mengantre sejak pukul 08.00 hingga 10.20 Wita mak-mak ini tidak mendapatkan minyak goreng.

Salah seorang warga, Hernawati menyampaikan keluhannya, bahwa tidak adanya kekonsistenan pihak Bulog Sultra dalam sistem pelayanan pasar murah.

“Di posternya tertulis jam 9 mulai dibuka, tapi pas kami datang jam 8 itu sudah ada antrean panjang, akhirnya kami sudah tidak dapat, kami merasa dikecewakan,” ujarnya.

Kakanwil Bulog Sultra, Siti Mardati Saing saat ditemui awak media.
Kakanwil Bulog Sultra, Siti Mardati Saing saat ditemui awak media. Foto: Ferito Julyadi/Kendariinfo. (4/3/2022).

Warga Kelurahan Mataiwoi ini menyarankan jika mau membuat program pasar murah, sebaiknya disebar lokasinya, tidak hanya terpusat di satu titik.

“Pelayanan pasar murah hari ini dihentikan, alasannya karena protokol kesehatan (prokes). Kalau itu alasannya, mending Bulog menyalurkan ke pihak kecamatan nanti dari sana diteruskan ke RT-RT kemudian diteruskan ke masyarakat. Jadi sudah tidak ada alasan prokes-prokes,” tambahnya.

Merasa geram, puluhan mak-mak ini pun menerobos masuk ke halaman Kantor Bulog Sultra. Mereka meneriakkan keluhan-keluhan, mulai dari sistem pelayanan, kejelasan stok, hingga tidak adanya iktikad baik pihak Bulog untuk menemui mereka.

“Kalau memang sudah tidak ada stok atau tidak ada pelayanan, tolong sampaikan ke kami, jangan gantung seperti ini. Kami menunggu dari pagi panas-panasan menunggu kejelasan, tapi tidak satu pun orang Bulog menemui kami,” teriak salah seorang mak-mak.

Baca Juga:  Andap Salurkan Bantuan Beras untuk 219.428 Keluarga se-Sultra

Tidak berlangsung lama, puluhan mak-mak ini ditemui oleh Manajer Administrasi Keuangan (Minkeu) Bulog Sultra, Edi Apriyadi, dan menjelaskan perihal pasar murah yang diberhentikan.

Ia menjelaskan, bahwa pasar murah yang dijadwalkan akan diadakan selama tiga hari, hingga Sabtu besok, terpaksa pihaknya berhentikan sementara karena akan diadakannya evaluasi.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Perum Bulog Sultra, Siti Mardati Saing menanggapi keluhan masyarakat yang tidak mendapatkan minyak goreng.

Ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang mengantre sejak pagi namun tidak kebagian stok. Katanya, pasar murah untuk sementara pihaknya berhentikan melihat kondisi pengabaian prokes.

“Kami sudah berkoordinasi dengan polsek setempat, bahwa pelaksanaan pasar murah ini kami tunda untuk sementara waktu, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami akan melakukan evaluasi sistem pelayanan, agar minyak ini bisa tersalur tepat sasaran dan prokes pun bisa diterapkan,” pungkas Mardati.

Untuk diketahui, dalam pasar murah di hari kedua ini, Bulog Sultra menyediakan 500 kupon antrean dan 4.500 stok minyak goreng berukuran 900 mililiter.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten