Takluk dari Peraih Emas Asian Games, Pesilat Sultra Raih Perunggu PON XX
Sulawesi Tenggara – Atlet silat perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra), Rikki Aris Munandar harus puas meraih medali perunggu Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 setelah takluk dari peraih medali emas Asian Games 2018, Hanifan Yudani dari Jawa Barat.
Rikki kalah dengan skor 5-0 dari Hanifan pada partai semifinal cabang olahraga (cabor) Pencak Silat Putra Kelas D Putra 60 – 65 kilogram PON XX Papua 2021 yang berlangsung di GOR Toware Jayapura, Sabtu (9/10/2021).
Meski kalah, Pelatih Pencak Silat Sultra, Adam Malik tetap memberi apresiasi terhadap perjuangan anak didiknya tersebut, dan terus memberikan semangat kepadanya.
“Kita perlu apresiasi dan berikan semangat, ini jadi pengalaman untuk kita semua. Kemenangan Hanifan tadi sebenarnya kemenangan tipis, skornya memang 5-0 tapi poinnya beda-beda tipis, beda dua poin, beda tiga,” katanya kepada Kendariinfo.
Dia juga berpesan agar Rikki tidak patah semangat, karena kebanggaan Sultra tersebut masih bisa bermain kembali di PON selanjutnya.
“Saya pesan tetap semangat, karena masih bisa bermain lagi beberapa kali di PON-PON selanjutnya. Kalau di pembinaan dia baik lagi, kita optimis ke depan akan meraih emas,” pesannya.
Selanjutnya, dia berharap agar pembinaan atlet Silat Sultra lebih ditingkatkan kembali, dan event serupa lebih banyak diselenggarakan.
“Ini kita akan lakukan supaya lebih banyak lagi yang hadir di setiap latihan, karena selama Covid-19 ini kita tidak ada lagi event,” katanya.
Selain itu, dia juga menginginkan agar Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sultra untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait apa yang masih harus dibenahi dalam pembinaan Pencak Silat di Sultra.
“Ya, setelah ini kita akan melakukan evaluasi bersama pengurus untuk melihat kembali apa yang menjadi kekurangan kita, dan kita evaluasi kembali demi peningkatan prestasi ke depannya,” pungkasnya.
