Takut Dibawa Kabur, Mahasiswi UHO Kendari Lompat dari Mobil Angkot
Kendari – Seorang mahasiswi Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Halu Oleo (UHO) inisial DAA, nekat melompat ke jalan raya saat mobil angkutan kota (angkot) sedang melaju kencang. Dia melompat karena takut dibawa kabur oleh sopir mobil angkot.
Peristiwa ini terjadi di area by-pass, Jalan Laode Hadi, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (30/5/2022) sekitar pukul 11.30 WITA.
Informasi yang dihimpun Kendariinfo, mahasiswi angkatan 2021 itu menumpangi angkot dan bergerak dari arah Pasar Baru menuju Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari.
Saat mobil angkot berada di area pembelokan menuju kampus tersebut, sang sopir justru melaju lurus. Karena ketakutan, DAA nekat melompat ke luar mobil dan terguling hingga beberapa meter.
“Di depan kantorku kejadiannya, depan Suzuki Megaputra Kendari. Saya kaget juga itu korban langsung dikasih naik di atas mobilku,” ujar Afdal, pria yang membawa korban ke RSUD Bahteramas.
Kondisi korban DAA usai melompat dari atas angkot sudah tidak sadarkan diri dan terdapat luka di tangannya.
“Saya sementara kerja, tapi karena kondisi darurat saya antar itu korban di RSUD Bahteramas. Ada polisi dan tentara yang tangani di sana, setelah itu saya langsung pulang karena ada kerjaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Baruga, AKP Umar saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, sopir dan penumpang terlibat miskomunikasi hingga akhirnya DAA melompat dari mobil angkot.
“Iya, tadi kejadiannya,” katanya.
Umar menjelaskan, sopir angkot tersebut tidak bermaksud membawa kabur penumpangnya. Ia berencana mencari potongan jalan ke arah depan yang jaraknya masih ratusan meter dan kembali memutar menuju UM Kendari. Namun, sopir angkot itu belum sempat memutar haluan dan sedang melaju kencang.
Penumpang tersebut kemudian langsung melompat dari angkot. Bahkan, sopir yang belum diketahui identitasnya itu menyadari DAA telah melompat setelah warga mengejarnya.
“Makanya saya sampaikan tadi ke sopirnya, seharusnya dia kasih tahu memang dulu itu penumpang kalau mau putar balik supaya tidak takut,” paparnya.
Saat ini, sopir masih diamankan di Polsek Baruga untuk dimintai keterangan, sedangkan DAA masih dirawat oleh keluarganya di RSUD Bahteramas.
