Tembus 118 Kasus Positif Covid-19, Kendari Berlakukan PPKM Mikro
Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari resmi memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) di Kota Kendari.
Keputusan ini diambil setelah kasus positif Covid-19 terus melonjak naik sampai 100 lebih kasus. Data terakhir Senin (21/6/2021), sebanyak 118 orang di Kota Kendari terkonfirmasi positif Covid-19.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan bahwa pihaknya lebih memilih melakukan PPKM Mikro dibanding karantina wilayah (lockdown).
“Untuk melakukan penutupan kota (lockdown) membutuhkan dana yang besar,” kata Sulkarnain, Selasa (22/6).
“Kalau kita melakukannya di skala mikro ini jauh lebih menyentuh langsung ke sumber masalah atau kemudian ke pusat persoalannya,” sambungnya.
Dia menambahkan, dalam pemberlakuan PPKM Mikro di Kota Kendari, nantinya jika terdapat pasien positif dalam satu lingkungan, maka Tim Satgas Covid-19 akan melakukan pelacakan (tracing) dengan 300 orang yang kontak dengan pasien tersebut.
“Misalnya perumahan, kita temukan satu di situ, kita tingkatkan pengawasan di situ dan kita tambah jumlah petugas yang ada di situ,” jelas Sulkarnain.
“Hal itu guna meningkatkan tingkat akurasi pendataan serta antisipasi yang diharapkan dengan langkah tersebut dapat lebih menenangkan masyarakat dan Pemerintah Kota Kendari,” pungkasnya.
Laporan: Rafli
