Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Temui Kesepakatan, Polsek Bondoala Buka Blokiran Jalan Hauling PT OSS di Konawe

0
0
Kapolsek Bondoala, Ipda Fuad Hasan saat berdiskusi dengan warga. Foto: Herlis Ode Mainuru/Kendariinfo. (16/5/2024).

Konawe – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bondoala membuka blokiran Jalan Hauling PT OSS di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (16/5/2024).

Kapolsek Bondoala, Ipda Fuad Hasan, mengatakan akses jalan di lokasi tersebut sempat diblokir warga selama 8 jam. Pemblokiran dilakukan buntut kekesalan pemilik lahan terhadap PT OSS yang tidak menepati janji.

Akibatnya, kendaraan berat milik perusahaan itu tidak bisa melintas dan puluhan truk bermuatan material terpaksa terhenti bahkan mencari alternatif lain untuk melintas.

Meskipun demikian, kata Fuad, situasi tetap kondusif. Setelah kedua pihak bertemu dan menemui kesepakatan, akses jalan pun di buka dan kini operasional alat berat berjalan seperti semula.

“Iya, kami sudah buka blokiran jalannya dan saya yang pimpin langsung. Pemilik lahan dan perusahaan bersepakat untuk menyelesaikan masalah itu baik-baik,” kata Fuad.

Diketahui, lahan seluas 9 hektar milik Risal dipakai oleh PT OSS sejak tahun 2019 lalu. Saat itu, keduanya bersepakat akan melakukan tukar-menukar kawasan. Artinya, lahan Rizal dengan status bersertifikat sah akan diambil oleh perusahaan. Dan perusahaan akan menyiapkan lahan di lokasi lain yang statusnya hanya memiliki Surat Kepemilikan Tanah (SKT).

Tetapi, hingga tahun 2024 ini, lahan yang dijanjikan itu belum memiliki sertifikat dan masih berstatus SKT. Risal pun meminta kepada PT OSS agar segera menunaikan komitmen tersebut.

Tetapi, ia hanya dijanji-janji. Bahkan beberapa kali bertemu dengan pihak PT OSS, tak ada kejelasan untuk Risal. Karena geram dan merasa dijanji terus, ia memilih menutup akses Jalan Hauling itu dan alat berat milik PT OSS diminta mencari alternatif lain untuk beroperasi.

Kapolsek Bondoala Pimpin Personel Amankan Unjuk Rasa Warga di PT OSS Konawe

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: