Tersinggung Ditegur Cuci Motor dan Mandi, Kelompok Pemuda Keroyok Warga Lagasa, Muna
Muna – Pria berinisial HR, warga Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi korban pengeroyokan setelah menegur kelompok pemuda yang mencuci motor dan mandi di halaman rumahnya, Kamis (22/1/2026), sekira pukul 17.40 Wita.
Warga Lagasa berinisial AY menjelaskan pengeroyokan bermula saat HR tiba dan mendapati kelompok pemuda sedang mandi dan mencuci motor di rumahnya. HR pun menegur kelompok tersebut lantaran kendaraan mereka menutup akses jalan ke rumahnya dan membuat pekaranganya tergenang air.
“Ada empat motor terparkir di halaman rumahnya. HR kasih tahu untuk cuci kendaraan di luar, tetapi salah seorang dari mereka seperti mengejek,” jelas AY kepada Kendariinfo, Jumat (23/1).
Melihat salah seorang mengejek, ipar HR kemudian menegurnya hingga terjadi adu mulut yang memicu saling pukul. AY menyebut ketika perkelahian berlangsung, empat pelaku hendak membantu rekannya. Namun, HR mencoba menghentikan dan melerai.
“Setelah perkelahian, pemuda itu bilang untuk tidak kemana-mana dan menyuruh menunggu,” ujarnya.
Tak berselang lama, kelompok pemuda tersebut kembali mendatangi rumah HR. Setelah memukul iparnya, sembilan orang kemudian mengerumuni HR dan mengeroyoknya.
“Sembilan orang datang ke rumahnya. Memukul adik iparnya dan mengeroyok HR. Atas kejadian itu, HR dan iparnya mengalami luka kecil ditangan serta cakaran di punggung,” ucapnya.
Kasi Humas Polres Muna, Iptu Muhammad Jufri, membenarkan aksi kekerasan kelompok pemuda tersebut. Dia mengatakan aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Jufri juga memastikan kelompok pemuda pelaku pengeroyokan berasal dari Lorong Tikus, Kelurahan Wapunto, Kecamatan Duruka.
“Piket fungsi yang dipimpin sentra pelayanan kepolisian terpadu langsung mendatangi tempat kejadian. Personel lalu memanggil pemilik rumah dan pihak terkait serta perwakilan pemuda Lorong Tikus untuk hadir di Polres Muna,” kata Jufri melalui keterangan resminya, Jumat (23/1).
Di kantor polisi, Kasat Reskrim Polres Muna, Iptu Sumber Jaya Tarigan, kemudian memediasi HR bersama pemuda dari Lorong Tikus.
“Mediasi akan dilanjutkan Jumat hari ini yang disepakati kedua belah pihak. Selama menyelesaikan masalah, situasi tetap aman dan kondusif,” tutupnya.
