Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Tertangkap CCTV! Pemuda Maling Kotak Amal di Masjid Quba Anduonohu Kendari

Tertangkap CCTV! Pemuda Maling Kotak Amal di Masjid Quba Anduonohu Kendari
Aksi pencurian kotak amal di Masjid Quba yang tertangkap CCTV. Foto: Istimewa.

Kendari – Seorang pemuda tertangkap kamera pengawas (CCTV) saat melakukan aksi pencurian kotak amal di Masjid Quba, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Minggu (19/12/2021) lalu.

Hal ini baru diketahui saat pengurus masjid hendak melakukan azan subuh keesokan harinya, Senin (20/12) karena kotak amal sudah jebol sehingga diputuskan untuk mengecek kamera CCTV.

Salah satu remaja masjid tersebut, Ato Jibril menjelaskan awalnya kotak amal tersebut disimpan di belakang mimbar dan ditutupi sajadah setelah salat Isya.

Masjid Quba. Foto: Istimewa.
Masjid Quba. Foto: Istimewa.

“Agak malam baru itu pencuri masuk ke dalam masjid, terus dia mulai mencari kotak amal yang dia dapat di belakang mimbar, terus dia tekan besi plat sampai melengkung atasnya kotak amal,” kata Ato kepada Kendariinfo, Kamis (23/12).

Pada rekaman CCTV memang terlihat jelas pemuda yang mengenakan baju hitam tersebut masuk kemudian menuju ke arah belakang mimbar.

Sambil menengok ke sana kemari dirinya terus menekan kotak amal tersebut hingga berhasil membuka dan mengambil uang di dalamnya.

Ato menambahkan dirinya dan para pengurus masjid tidak memperhatikan sama sekali jemaah yang hadir di masjid saat itu karena jumlahnya sangat banyak.

“Hanya memang sering kecurian di sini, mereka tidak lihat mungkin itu CCTV, jadi langsung masuk-masuk saja,” imbuhnya.

Belum diketahui jumlah pasti berapa isi kotak amal tersebut, karena biasanya dibuka setiap hari Jumat keempat di akhir bulan.

Baca Juga:  Diberi Tempat Tinggal, Pasutri di Moramo Utara Malah Curi Motor Pemilik Rumah

Si pencuri diduga masuk dari atas pintu masuk sebelah kiri masjid yang memiliki jeda kosong di atasnya.

“Kalau waktunya dia masuk, tidak tahu kapan pastinya. Sekitaran jam 10 sampai sebelum jam 2. Sudah sepi dan beberapa lampu masjid sudah mati baru dia beraksi,” ujarnya.

Namun, pihak pengurus memutuskan tidak melaporkan hal ini ke polisi, tetapi berharap kepada pelaku agar cepat sadar.

“Semoga pelaku cepat sadar, sebelum dia dapatkan akibatnya,” pungkas Ato.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten