Tidak Terima Ditegur saat Miras, Sekelompok Pria Aniaya dan Bacok Mahasiswa UHO Pakai Parang
Kendari – Sekelompok pria menganiaya mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) bernama Dede Yusuf Efendi (22) menggunakan sebilah parang, Kamis (7/7/2022). Aksi pengeroyokan tersebut dilakukan karena sekelompok pria itu tak terima ditegur saat melakukan pesta minuman keras (miras).
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengatakan, aksi penganiayaan dan pembacokan itu terjadi di Lorong Pelangi, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), sekitar pukul 01.20 WITA.
Awalnya, korban bernama Dede Yusuf Efendi datang ke Asrama Kolaka Timur (Koltim). Sesampainya di sana, dia mendengar sekelompok pria yang bernyanyi dan berteriak-teriak hingga larut malam.
“Para pemuda ini sedang miras sambil menyanyi-menyanyi, suaranya ribut,” ujarnya, Jumat (23/9).
Karena ribut dan mengganggu warga sekitar, korban Dede Yusuf Efendi mendatangi para pria yang sedang miras itu dengan maksud melarang ribut agar warga tidak terganggu.
Ironisnya, pelaku Erik tidak terima dan justru menarik kerah baju Dede Yusuf Efendi. Korban dipukul dan rekan-rekannya yang lain pun ikut mengeroyok hingga membacok lengan kiri korban. Usai kejadian itu, para pelaku langsung kabur dan korban melapor di Polresta Kendari.
Setelah menjadi buron, polisi kemudian berhasil meringkus Erik dan menyita sebuah parang di Jalan H.E.A Mokodompit, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (22/9)
“Erik masih diperiksa, pelaku lainnya dalam pengejaran polisi,” pungkasnya.
Mahasiswa Kendari Dibacok di Depan UHO Usai Tegur Temannya agar Tak Ribut
