Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Tips Memilih Produk Panganan Aman Selama Ramadan yang Dianjurkan BPOM Kendari

0
0
Produk takjil yang dijajakan pedagang di Bundaran Gubernur Sultra. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (5/3/2025).

Kendari – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kendari memberikan tips untuk memilih produk aman termasuk jajanan saat momentum Ramadan 1446 Hijriah untuk terhindar panganan berbahaya.

Ketua Tim Pelayanan Publik BPOM Kendari, Hasnah Nur, mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam memilih produk obat dan makanan sebelum memutuskan untuk membeli.

Salah satu cara yang dianjurkan adalah dengan selalu melakukan Cek KLIK. Cek KLIK merupakan slogan yang dicetuskan oleh BPOM sebagai langkah sederhana untuk memastikan keamanan produk yang dikonsumsi. Slogan ini merupakan singkatan dari Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa.

Menurut Hasnah Nur, kemasan merupakan hal pertama yang harus diperiksa sebelum membeli suatu produk. Kemasan yang rusak bisa menjadi indikasi bahwa produk telah terkontaminasi atau tidak layak konsumsi.

“Cek kemasannya, pastikan tidak rusak atau penyok. Kemasannya harus dalam keadaan yang baik dan tidak bocor,” ujarnya, Rabu (5/3/2025).

Selain kemasan, masyarakat juga harus memperhatikan label pada produk yang akan dibeli. Label berisi informasi penting mengenai komposisi, kandungan gizi, serta petunjuk penggunaan. Informasi yang jelas dan lengkap di label dapat membantu konsumen dalam memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan mereka.

“Periksa labelnya dengan saksama karena label menjadi pengganti diri produsen untuk menyampaikan informasi yang terkandung dalam produk tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hasnah Nur mengimbau agar masyarakat selalu memastikan bahwa produk yang dibeli telah memiliki izin edar dari BPOM. Izin edar biasanya tercantum dalam kemasan dan dapat diverifikasi melalui situs resmi BPOM.

Produk tanpa izin edar berisiko mengandung bahan berbahaya atau belum teruji keamanannya. Oleh karena itu, konsumen harus lebih waspada agar tidak tertipu dengan produk ilegal yang beredar di pasaran.

Tak hanya dalam memilih obat dan makanan kemasan, masyarakat juga diingatkan untuk lebih selektif dalam mengonsumsi makanan berbuka puasa atau takjil. Takjil yang terlalu manis dapat menyebabkan lonjakan gula darah, sementara makanan yang berminyak berlebihan dapat mengganggu pencernaan.

Sebagai alternatif yang lebih sehat, masyarakat dianjurkan untuk memilih takjil yang mengandung serat tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran. Serat memiliki banyak manfaat, di antaranya membantu menjaga kesehatan pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Dengan memilih makanan yang lebih sehat, tubuh tetap mendapatkan energi yang cukup tanpa mengalami lonjakan gula darah yang berlebihan.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: