TRG Kendari Buka Suara soal Tambahan Biaya Jemaah Umrah asal Sultra
Kendari – Manajemen agen perjalanan Tajak Ramadhan Grup (TRG) Kendari memberikan penjelasan terkait tambahan biaya dalam proses keberangkatan jemaah umrah asal Sulawesi Tenggara (Sultra). Pihak TRG menyebut tambahan biaya dipicu kondisi kepadatan (crowded) di Arab Saudi yang berdampak pada kenaikan berbagai layanan pendukung ibadah.
Humas Tajak Ramadhan Grup, Diman, mengatakan situasi di Arab Saudi saat ini tidak sepenuhnya sesuai perencanaan awal yang telah disusun pihak agen perjalanan. Kondisi tersebut, kata dia, memengaruhi harga layanan, seperti akomodasi hingga transportasi.
“Penambahan ini terjadi akibat kondisi crowded di Saudi, sehingga semua layanan mengalami kenaikan dan tidak sesuai perencanaan awal,” kata Diman, Kamis (29/1/2026).
Menurutnya, penyesuaian biaya dilakukan agar proses keberangkatan jemaah tetap berjalan di tengah perubahan situasi di lapangan. Pihak TGR juga tidak serta-merta membebankan tambahan biaya tanpa penjelasan. Sebelum adanya penyesuaian, TRG terlebih dahulu menyampaikan kondisi riil yang terjadi di Arab Saudi kepada para jemaah. Jemaah juga diberikan pilihan terkait opsi layanan yang tersedia.
“Semua ditawarkan tanpa paksaan. Intinya kami dari pihak travel, apa pun kondisinya, tetap berkomitmen memberangkatkan jemaah,” ujarnya.
TRG memastikan proses pemberangkatan jemaah umrah sejauh ini tetap berlangsung. Hingga saat ini, para jemaah dilaporkan telah berada di Arab Saudi untuk menjalankan rangkaian ibadah umrah.
“Kurang lebih 200 jemaah sudah berada di Saudi untuk beribadah,” ujar Diman.
Diman mengaku pihaknya terus melakukan koordinasi dengan mitra di Arab Saudi untuk menyesuaikan layanan di tengah tingginya mobilitas jemaah dari berbagai negara. Koordinasi dilakukan agar jemaah tetap dapat menjalankan ibadah dengan lancar, meski dihadapkan pada situasi kepadatan di Tanah Suci.
“Kita akan terus memantau perkembangan situasi serta melakukan penyesuaian layanan bila diperlukan, dengan tetap mengedepankan komunikasi kepada jemaah,” pungkasnya.
Alasan Lobi Visa, Jemaah Umrah asal Sultra Keluhkan Tambahan Rp5 Juta
