Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Truk Tabrak Avanza Bermuatan 8 Orang di Konsel, Pelajar 14 Tahun Patah Tulang

0
0
Insiden kecelakaan antara truk dan mobil Avanza di Desa Lapuko, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Foto: Istimewa.

Konawe Selatan – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk Mitsubishi Colt Diesel dan Toyota Avanza terjadi di Jalan Poros Moramo – Kendari, tepatnya di Desa Lapuko, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 12.00 Wita. Akibatnya, seorang pelajar berusia 14 tahun mengalami luka berat.

Kasat Lantas Polres Konsel, AKP Muhlisi, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi DD 8259 EK yang dikemudikan pria berinisial KB (29) bergerak dari arah Moramo menuju Kendari. Pengemudi truk tersebut berupaya mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil lajur kanan.

“Pengemudi truk hendak mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil lajur kanan, tetapi tidak memperhatikan mobil Avanza yang datang dari arah berlawanan,” kata Muhlisi melalui keterangan resminya, Minggu (11/10).

Sementara, mobil Avanza bernomor polisi DN 1365 AQ yang dikemudikan pria berinisial DR (38) dan berpenumpang tujuh orang saat itu bergerak dari arah Kendari menuju Moramo. Truk kemudian kehilangan kendali hingga bertabrakan dengan mobil tersebut.

“Akibat kejadian itu, kedua kendaraan mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Poros Moramo – Kendari, tepatnya di Desa Lapuko, Kecamatan Moramo,” bebernya.

Kecelakaan itu mengakibatkan tiga penumpang Avanza mengalami luka-luka. Seorang pelajar berusia 14 tahun berinisial AB mengalami patah tulang pada tangan dan kaki kanan, sedangkan MS mengalami luka lecet pada dahi dan JN mengalami luka robek pada pipi serta pelipis kiri.

“Korban yang mengalami luka berat adalah seorang pelajar berusia 14 tahun dengan cedera berupa patah tulang pada tangan dan kaki kanan,” ujarnya.

Muhlisi menyebut kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp30 juta. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kondisi jalan di lokasi kejadian menikung dan beraspal, berada di sekitar permukiman penduduk, serta tidak dilengkapi penerangan jalan.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: