UHO Kendari Gandeng LSP Pramindo Lakukan Uji Kompetensi Guna Tingkatkan SDM di Bidang Pariwisata
Kendari – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pramindo melaksanakan uji kompetensi management service for certification of tourism human resource di Aula Pascasarjana UHO, Senin (12/6/2023). Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Sulawesi Tenggara (Sultra) di bidang pariwisata.
LSP Pramindo merupakan lembaga sertifikasi khusus untuk pariwisata di Indonesia. Uji kompetensi ini dihadiri oleh Ketua LSP Pramindo, Mangun Inata, Rektor UHO yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, La Hamimu dan diikuti oleh para dosen, wirausaha, pemerhati pariwisata dan masyarakat umum.
Wakil Rektor Bidang Akademik, La Hamimu mengatakan, banyak manfaat yang akan didapatkan dari kegiatan ini terutama bagi para peserta yang ikut serta dalam uji kompetensi ini.
“Kebutuhan SDM di bidang pariwisata sangat banyak karena Sultra sendiri mempunyai potensi yang banyak di bidang pariwisata. Semoga para peserta bisa memberikan sesuatu yang maksimal agar mencapai hal yang diinginkan,” katanya.
Ketua Panitia, Baru Sadarun mengatakan, Sultra merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan di Indonesia. Oleh karena itu kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan SDM di bidang pariwisata terutama pada kompetensi snorkeling, wisata lokal, dan ekowisata.
“Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama UHO dengan LSP Pramindo serta di fasilitasi dan didukung langsung oleh Rektor UHO. Kegiatan ini dilaksanakan mulai hari ini sampai 15 Juni 2023 bertempat di gedung Pascasarjana UHO dan akan dilanjutkan untuk praktiknya di Taman Pendidikan Laut Bintang Samudra,” katanya.
Sementara itu, Ketua LSP Pramindo Mangun Inata menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan di Sultra karena daerah ini merupakan provinsi yang cukup bagus dan bisa dikatakan sebagai miniatur Indonesia. Sultra hanya ada 1 provinsi tetapi mempunyai banyak pulau.
“Marilah kita kembangkan pariwisata ini, walaupun nikel sudah masuk di Sultra dan akan dikembangkan tetapi mereka juga butuh wisata. Mari sama-sama kita kembangkan tenaga-tenaga profesional yang terampil dan kompeten di Kendari agar kita mampu bersaing. Pariwisata berkembang untuk menjaga lingkungan,” pungkasnya.
