UKM Penalaran dan UKM SAR UHO Gandeng Basarnas Edukasi Mahasiswa soal Bencana
Kendari – Unit Kegiatan Mahasiswa Search and Rescue Universitas Halu Oleo (UKM SAR UHO), bersama UKM Penalaran UHO Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggandeng Basarnas Kendari dalam mengedukasi mahasiswa soal bencana.
Edukasi tersebut dikemas dalam kuliah umum transformasi sosial bertajuk budaya mahasiswa sadar bencana berbasis kolaborasi di era society 5.0, yang diikuti anggota UKM di UHO. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor III UHO, Nur Arafah di aula Fakultas Teknik, Rabu (27/7/2022).
Nur Arafah juga turut mengapresiasi kegiatan tersebut, ia mengatakan kolaborasi kegiatan antarlembaga memiliki dua nilai yang penting, yakni menjadi lebih efisien dan efektif, apalagi dengan mengusung tema terkait kebencanaan.
“Artinya bencana setiap saat terjadi, termasuk kelalaian oleh manusia yang mengakibatkan banyak korban, mulai dari korban harta dan jiwa. Sehingga diharapkan melalui kegiatan ini para pengurus lembaga ini dapat menularkan kepada mahasiswa yang lain,” ujarnya.
Ketua Umum UKM SAR UHO, Muhammad Matin Adhiddia mengatakan, di era society 5.0 mahasiswa tidak boleh apatis, tidak boleh asosialis maupun hedonis akan tetapi transformasi kinerja mahasiswa di mata masyarakat sebagai agent of change.
“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan, dengan menghadirkan solusi di setiap lika liku kehidupan bermasyarakat, bak sebuah virus tentunya dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum UKM Penalaran UHO, Abdullah Al Hayad menerangkan, pihaknya menyadari saat ini tidak bisa lepas dari kolaborasi, sebab kata Hayad, dunia yang lebih maju saat ini menuntut bukan lagi bersifat eksklusif, tapi diperlukan membangun kerja sama antarlembaga.
“Sehingga suatu pekerjaan itu bisa terwujud secara efisien dan efektif,” ujarnya.
Dalam mengisi materi di kegiatan tersebut, Kasi Sumber Daya Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kendari, Rudi mengungkapkan ia sangat mengapresiasi atas giat yang digelar hari ini.
Menurutnya, melalui hal ini juga pihaknya dapat mengedukasi para mahasiswa mengenai SAR. Ia juga mengaku, saat ini mahasiswa sudah melek terhadap bencana, khususnya di Sultra.
“Maka dari ini kami mencoba untuk memberikan edukasi yang mendalam dan detail terkait apa sih dan bagaimana peran mereka dalam kegiatan kebencanaan,” ungkapnya.
Dengan pemahaman tersebut, lanjut Rudi mereka juga bisa memberikan edukasi kepada mahasiswa lainnya yang belum sempat ikut dalam kesempatan kali ini.
Rudi menilai, langkah terbaik dalam mengedukasi mahasiswa ini sebenarnya adalah mengajak mereka turun langsung ke lapangan agar mahasiswa dapat mengetahui apa yang saja yang terjadi di lapangan
“Seperti halnya UKM SAR UHO yang sudah berulang kali berpartisipasi aktif dalam setiap giat operasi SAR di wilayah kerja Kendari, Konawe, Konsel, dan Konut,” imbuhnya.
