UM Kendari Perkuat Akses Global Mahasiswa Lewat Kemitraan Bahasa Mandarin

Kendari – Di tengah persaingan global yang semakin ketat, penguasaan bahasa asing tak lagi menjadi sekadar nilai tambah, namun juga menjadi kebutuhan mendesak.
Menyadari pentingnya hal tersebut, Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa menjalin kemitraan strategis dengan Lembaga Kursus Meimei.
Kolaborasi ini resmi diumumkan dalam sebuah sosialisasi bertema “Sinergi Kemitraan dalam Meningkatkan Kompetensi Bahasa Mandarin di Era Global” yang digelar pada Kamis (8/5/2025), bertempat di lingkungan kampus UM Kendari
Bertindak sebagai narasumber, Pendiri Lembaga Kursus Meimei, Muhammad Isa memaparkan, urgensi menguasai Bahasa Mandarin. Menurutnya, bahasa Mandarin saat ini menjadi salah satu alat komunikasi paling strategis, terutama seiring meningkatnya relasi kerja sama Indonesia dengan negara-negara berbahasa Mandarin seperti Tiongkok dan Taiwan.
“Bukan hanya untuk pelajar atau akademisi, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin masuk ke dunia industri, khususnya sektor pertambangan yang banyak digerakkan oleh investor dari negara-negara tersebut,” jelas Isa.
Senada dengan itu, Kepala UPT Bahasa UM Kendari, Dr. Maulina menyampaikan, kemitraan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari langkah strategis institusi untuk menjembatani mahasiswa ke dunia global.
“Kami ingin mahasiswa kami punya akses langsung ke peluang kerja, bisnis, dan pertukaran budaya. Bahasa Mandarin membuka pintu-pintu itu. Sekarang saatnya belajar, bukan nanti,” tegas Maulina.
Maulina menegaskan, UPT Bahasa akan terus mengembangkan program pelatihan bahasa asing, tidak hanya Mandarin, tetapi juga bahasa lainnya.
Sebelumnya, unit ini telah menyelenggarakan English Day serta pelatihan bahasa Jepang bagi mahasiswa yang bersiap mengikuti program magang luar negeri.
Kolaborasi UM Kendari dan Lembaga Kursus Meimei diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap bersaing dalam pasar kerja internasional.





