Umar Bonte Kritik PT SCM Keruk Nikel di Routa Konawe Lalu Dibawa ke Sulteng
Kendari – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Ode Umar Bonte, melontarkan kritik keras terhadap aktivitas pertambangan nikel yang dilakukan PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ia menilai praktik pertambangan tersebut dilakukan secara masif dan tidak berpihak pada kepentingan masyarakat lokal.
Politisi asal Kabupaten Muna itu mengaku telah turun langsung ke Kecamatan Routa dan melihat kondisi di lapangan yang dinilainya memprihatinkan. Menurutnya, kekayaan alam Sultra dikeruk secara besar-besaran, namun hasilnya dibawa ke luar daerah, tepatnya ke PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah (Sulteng).
“Saya baru berkunjung ke Kecamatan Routa, di sana ada penambangan yang bengis dilakukan oleh PT SCM. Dia keruk kekayaan Sultra lalu dibawa ke PT IMIP. Ini kan gila,” ucap Umar Bonte dalam unggahan akun media sosial miliknya yang dilihat Kendariinfo, Selasa (17/2/2026).
Ia menyebut kondisi tersebut sangat merugikan daerah. Selain kerusakan lingkungan yang harus ditanggung masyarakat, nilai ekonomi dan pajak dari hasil tambang justru dinikmati oleh provinsi lain.
“Bayangkan kekayaan Sultra ditambang oleh perusahaan yang tidak peduli dengan rakyat lalu dibawa ke provinsi lain. Yang akhirnya pajaknya diambil provinsi lain,” tambahnya.
Umar Bonte juga menyoroti sikap Pemprov Sultra yang dinilainya tidak menunjukkan keberanian dalam mengevaluasi aktivitas pertambangan tersebut. Ia bahkan mempertanyakan adanya kekuatan besar di balik perusahaan tambang itu.
“Gubernur Sultra malah diam tidak berkutik. Apakah karena pemilik perusahaan ini orang-orang kuat? Saya tahu siapa pemiliknya. Pemiliknya masih menjadi menteri saat ini,” katanya.
Selain persoalan ekonomi, Umar Bonte menegaskan dampak lingkungan akibat aktivitas tambang sangat dirasakan warga. Beberapa wilayah di sekitar Routa disebut kerap terendam banjir dan kondisi masyarakat makin tertekan.
Ia juga menuding PT SCM telah membohongi masyarakat sejak awal beroperasi. Janji pembangunan smelter yang disampaikan kepada warga disebut tidak pernah direalisasikan.
“Sejak masuk mereka sudah menipu rakyat. Janji buka smelter ternyata bohong semua, sangat bohong,” tutupnya.
