Upaya Keluar dari Ancaman Kepunahan, BBST akan Revitalisasi 2 Bahasa Daerah Sultra

Sulawesi Tenggara – Balai Bahasa Sulawesi Tenggara (BBST) akan melakukan revitalisasi terhadap dua bahasa daerah yang terancam punah pada tahun 2025.
“Pada tahun 2025, program revitalisasi akan diperluas dengan memasukkan bahasa Wolio sebagai bahasa kedua yang dilestarikan,” kata Widyabasa Ahli Pertama BBST, Cahyo Waskito, Selasa (14/1/2025).
Sementara tujuh lainnya yang merupakan bahasa daerah asli Sultra akan direvitalisasi secara bertahap, karena adanya keterbatasan pendanaan dari pemerintah pusat.
Meski begitu, dia menyebut pelestarian bahasa daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan peran aktif dari masyarakat sebagai penuturnya.
Menurutnya, sebuah bahasa akan tetap hidup jika digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Jika tidak digunakan, bahasa tersebut akan punah bersama dengan identitas budaya yang melekat padanya.
“Punahnya bahasa daerah tidak hanya membuat hilangnya alat komunikasi, tetapi hilangnya warisan budaya yang menjadi bagian penting dari kekayaan daerah Sultra,” tutupnya.





