Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

Upaya Kendalikan Inflasi, TPID Sultra Lakukan Studi Banding ke Jatim

0
0
Studi banding TPID Sultra ke TPID Jawa Timur dan TPID Kabupaten Blitar. Foto: Istimewa.

Kendari – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sulawesi Tenggara (Sultra), yang terdiri dari pemerintah dan Bank Indonesia (BI) melakukan studi banding ke TPID Jawa Timur (Jatim) dan TPID Kabupaten Blitar, Rabu (2/11/2022).

Studi banding yang dilakukan sebagai upaya untuk mengetahui tata cara mengendalikan inflasi. Pasalnya per tanggal 1 Oktober 2022, inflasi di Sultra mencapai 6,23 persen.

Tingginya angka inflasi itu dipicu karena adanya kenaikan harga komoditas dari komponen harga yang diatur oleh pemerintah, seperti bensin dan angkutan udara.

Kemudian adanya komponen bergejolak atau volatile food juga mendorong inflasi yang lebih tinggi yakni sebesar 1,87 persen, hal ini didorong oleh komoditas pangan seperti bawang merah dan telur.

Kepala BI Kantor Perwakilan (KPw) Sultra, Doni Septadijaya menuturkan, capaian inflasi di 2022 ini berada di atas target tahunan yaitu sebesar 3 persen.

“Tingginya angka inflasi ini perlu menjadi perhatian bersama,” tutur Doni melalui keterangan resminya yang diterima Kendariinfo, Kamis (3/11).

Doni menjelaskan, studi banding yang pihaknya lakukan sebagai upaya akseleratif dalam penanganan inflasi. TPID Jatim dan Kabupaten Blitar dipilih karena dinilai memiliki program-program yang unggul dalam pengendalian inflasi.

Di mana TPID Jatim mampu memanfaatkan alokasi anggaran pengendalian inflasi bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara efektif. Sedangkan Kabupaten Blitar adalah penerima TPID Award 2021, karena program ketahanan pangan pada komoditas telur ayam ras.

“Kami kunjungan ke klaster telur ayam ras di Kabupaten Blitar untuk memahami proses bisnisnya, dari hulu hingga hilir yang potensial untuk diadopsi Sultra,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut konkretnya, usai melakukan studi banding akan dilakukan diskusi terbuka antara beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan anggota TPID terkait optimalisasi penggunaan alokasi anggaran oleh pemerintah pusat untuk pengendalian inflasi daerah.

Ia menyampaikan, melalui berbagai kegiatan tersebut TPID Sultra diharapkan dapat hadir terdepan dalam merespons inflasi daerah melalui berbagai program yang akseleratif dan sinergis.

“Dengan komitmen yang dibarengi langkah yang strategis dan inovatif, maka diharapkan TPID Sultra dapat menjadi salah satu pemenang TPID Award 2022,” ujarnya.

Editor Kata
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: