Update! BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami di Wilayah Sultra

Sulawesi Tenggara – Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mencabut peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Selatan (Sulsel), Maluku, dan Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (14/12/2021).
Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala Stasiun BMKG Kota Kendari, Rudin melalui pesan singkat WhatsApp (WA) pasca-peringatan dini pertama yang dikeluarkan BMKG.
“Pemutakhiran untuk PD 2 dan PD 3, wilayah Sultra sudah tidak masuk di status peringatan dini tsunami baik awas, siaga, maupun waspada,” kata Rudin.
Jika melihat pada update terakhir peringatan dini tsunami 4 pukul 11.20 WITA dari BMKG, tinggal beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berpotensi tsunami dengan status siaga.
Sebelumnya, BMKG memberikan peringatan tsunami untuk beberapa wilayah di Sultra menyusul gempa bumi magnitudo 7,5 yang mengguncang Laut Larantuka, NTT.
Beberapa wilayah yang diberi peringatan dini di Provinsi Sultra antara lain Kabupaten Buton, Kabupaten Bombana, Kabupaten Wakatobi, dan wilayah Kendari Pulau Watulumango.
Dalam rilis BMKG sebelumnya, wilayah Buton dan Bombana mendapat peringatan dini tsunami dengan status siaga. Sementara itu, wilayah Wakatobi dan Kendari Pulau Watulumango mendapat peringatan tsunami berstatus waspada.





