Update: Realisasi Belanja Negara di Sultra Capai Rp24,52 Triliun

Sulawesi Tenggara – Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat realisasi belanja negara di Bumi Anoa mencapai Rp24,52 triliun. Data tersebut merupakan update hingga 15 Desember 2023.
Capaian tersebut disampaikan dalam keterangan resmi Kepala DJPb Sultra, Syarwan, Sabtu (16/12). Dalam keterangannya tersebut, capaian realisasi belanja negara disumbang dari belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp8,00 triliun dan Transfer Ke Daerah (TKD) sebesar Rp16,52 triliun.
“Persentase Realisasi total belanja negara sebesar 91,24 persen dari pagu, terdiri dari Belanja K/L sebesar 90,21 persen dari pagu dan TKD sebesar 91,75 persen dari pagu,” jelasnya.
Secara year on year (yoy), belanja K/L tumbuh sebesar 17,62 persen, belanja TKD tumbuh sebesar 1,40 persen. Belanja pegawai tumbuh sebesar 2,08 persen, belanja barang tumbuh sebesar 44,57 persen, belanja modal tumbuh sebesar 3,47 persen, dan belanja bansos tumbuh sebesar 20,46 persen.
Syarwan menambahkan, pada belanja K/L, realisasi belanja tertinggi masih terdapat pada Kementerian PUPR sebesar Rp2,72 triliun atau 34,08 persen dari total realisasi belanja di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.
“KPU dan Bawaslu memiliki pertumbuhan tertinggi (yoy) masing-masing sebesar 344,88 persen dan 221,87 persen sebagai dampak akselerasi pelaksanaan tahapan Pemilu,” lanjutnya.
Pada belanja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dari persentase terhadap pagu, kinerja tertinggi masih dipegang KPPN Kolaka sebesar 98,26 persen yang terutama disumbangkan oleh akselerasi belanja pegawai.
“Sedangkan dari nominal, kinerja tertinggi juga masih dipegang oleh KPPN Kendari sebesar Rp6,32 triliun atau sekitar 79,09 persen dari seluruh realisasi belanja KPPN,” pungkasnya.





