Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Viral TKW asal Konawe Minta Dipulangkan Usai Disiksa dan Dilecehkan Majikan di Oman

Viral TKW asal Konawe Minta Dipulangkan Usai Disiksa dan Dilecehkan Majikan di Oman
TKW asal Kabupaten Konawe yang bekerja di Negara Oman, Eka Arwanti. Foto: Istimewa.

Konawe – Video curhatan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Amosilu, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), bernama Eka Arwanti, viral di media sosial. Dalam video yang beredar luas sejak Minggu (18/1/2026), Eka mengaku menjadi korban penyiksaan dan pelecehan oleh majikannya selama bekerja di Negara Oman.

Dalam rekaman video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya, @ekhaapxcd1h, Eka tampak menangis dan memohon pertolongan agar bisa segera dipulangkan ke kampung halamannya. Ia mengaku sudah tidak sanggup lagi bertahan bekerja di negara tersebut.

Eka menyebut telah bekerja sebagai TKW di Oman selama kurang lebih tiga bulan. Namun, baru dua bulan bekerja, ia jatuh sakit. Meski dalam kondisi tidak sehat, Eka mengaku tetap dipaksa bekerja oleh majikannya.

“Saya kerja sudah tiga bulan, saya pun sakit dua bulan, dan majikan pun memaksa saya bekerja,” ujar Eka dalam video tersebut.

Tidak hanya dipaksa bekerja saat sakit, Eka juga mengaku mengalami perlakuan tidak manusiawi. Ia menyebut kerap mendapatkan kekerasan serta pelecehan dari majikannya. Namun, Eka mengaku tidak mengetahui harus meminta pertolongan kepada siapa, sehingga memilih mengungkapkan keluhannya melalui media sosial.

Dalam curhatannya, Eka berharap ada pihak yang bisa membantunya keluar dari situasi tersebut dan memfasilitasi kepulangannya ke Indonesia, khususnya ke Kabupaten Konawe.

“Saya hanya berharap bisa pulang,” ucap Eka dengan suara bergetar sambil menahan tangis.

Baca Juga:  Pemeran Video Mesum di Sultra Minta Maaf

Saat dikonfirmasi Kendariinfo, Eka mengakui dirinya berasal dari Konawe. Hanya saja, ia berdomisili di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Ia, saya dari Konawe, berdomisili di Palu,” singkatnya, Senin (19/1).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai langkah yang akan diambil menyikapi video viral tersebut. Video curhatan Eka menuai perhatian luas warganet yang berharap pemerintah segera turun tangan untuk menyelamatkan korban.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten