Wali Kota Baubau Lantik La Ode Endang Jadi Direktur Perumda Polima

Baubau – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau resmi menunjuk La Ode Endang sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Polima. Prosesi pengambilan sumpah jabatan berlangsung di ruang kerja Wali Kota Baubau, Jumat (20/2/2026), dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Baubau, Yusran Fahim.
Pelantikan tersebut menandai dimulainya babak baru pengelolaan Perumda Polima yang selama ini memegang peran strategis dalam pelayanan publik sekaligus sebagai salah satu penopang pendapatan asli daerah (PAD). Dalam sambutannya, Yusran Fahim menegaskan posisi penting perusahaan daerah itu bagi arah pembangunan kota.
“Perumda adalah instrumen strategis. Bukan sekadar badan usaha, melainkan motor penggerak pelayanan publik sekaligus sumber peningkatan PAD,” ujarnya dikutip dari Laman Pemkot Baubau.
Karena itu, ia meminta direktur yang baru segera menyusun langkah kerja yang terukur dan realistis. Penetapan target kinerja harus dibangun di atas perencanaan bisnis yang matang dan berbasis data.
“Perumda harus dikelola secara profesional, berbasis analisis pasar yang akurat, serta pengelolaan risiko yang terukur,” katanya.
Tak hanya soal strategi bisnis, Wali Kota Baubau juga menekankan pentingnya integritas dalam kepemimpinan. Ia mengingatkan agar kontrak kinerja dijalankan secara konsisten, menjauhi konflik kepentingan, serta menutup ruang bagi penyalahgunaan wewenang. Transparansi dan akuntabilitas, menurutnya, harus menjadi budaya kerja yang melekat di tubuh perusahaan.
Harapan besar turut disematkan pada tujuh divisi yang berada di bawah pengelolaan Perumda Polima, yakni Divisi Pengelolaan Pasar Wameo, Divisi Kawasan Kotamara dan Islamic Centre, Divisi Pengelolaan Kawasan Pantai Kamali, Divisi Pengelolaan Gedung Maedani, Divisi Pengelolaan Kawasan Pelabuhan, Divisi Pengelolaan Usaha SPBU, serta Divisi Pengelolaan Rusunawa.
Optimalisasi seluruh unit tersebut berpotensi tak hanya meningkatkan laba, tetapi juga membuka peluang usaha produktif baru sesuai kebutuhan masyarakat Baubau.
Untuk mempercepat kinerja direksi baru, Yusran Fahim juga menginstruksikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) teknis agar segera melakukan konsolidasi lintas sektor.
“Segera lakukan percepatan sinergisitas dan harmonisasi regulasi, termasuk mempersiapkan teknis penyertaan modal agar jajaran Perumda Polima dapat langsung bergerak cepat,” jelasnya.
Ia berharap kepemimpinan baru ini mampu membawa Perumda Polima menjadi perusahaan daerah yang lebih maju, profesional, dan kompetitif dalam menopang pembangunan Kota Baubau.





