Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Wali Kota Kendari Minta Nakes Pertahankan Percepatan Vaksinasi Covid-19

Wali Kota Kendari Minta Nakes Pertahankan Percepatan Vaksinasi Covid-19
Pemukulan gong simbolis pembukaan kegiatan Hari Kesehatan Nasional ke-57. Foto: Yusrin Ramadhan/Kendariinfo. (11/11/2021).

Kendari – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir meminta seluruh jajaran tenaga kesehatan (nakes) di lingkup Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mempertahankan percepatan vaksinasi Covid-19.

Hal itu disampaikannya dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 yang digelar di Kantor Dinkes Kota Kendari, Kamis (11/11/2021).

Sulkarnain juga megimbau agar situasi pandemi dapat ditekan, dan kondisi melandainya Covid-19 di Kota Kendari dapat dipertahankan. Pasalnya, muncul kekhawatiran gelombang ketiga Covid-19 menjelang akhir tahun.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Foto: Yusrin Ramadhan/Kendariinfo. (11/11/2021).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyebut, saat ini pihaknya tengah mengejar angka vaksinasi hingga 70 persen sebagai syarat terbentuknya herd immunity sebuah daerah, sehingga dapat menurunkan level PPKM.

“Ya, kita sedang mengejar vaksinasi agar bisa mencapai angka 70 persen dan mencapai herd immunity, karena semenjak capaian 60 persen kemarin, tren vaksinasi kita agak menurun, ini yang perlu kita dorong lagi. Saat ini sudah di angka 64,09 persen,” sebutnya.

“Untuk lansia sudah cukup bagus sekarang, sudah di 50 persen lebih, tetapi kita akan dorong terus supaya lebih bagus lagi, dan saya ucapkan terima kasih kepada TNI-Polri yang sudah banyak membantu percepatan vaksinasi,” tambahnya.

Selain itu, Kepala Dinkes Kota Kendari, Rahminingrum mengakui bahwa progres vaksinasi di Kota Kendari setelah mencapai 60 persen memang mengalami perlambatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Rahminingrum.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Rahminingrum. Foto: Yusrin Ramadhan/Kendariinfo. (11/11/2021).

“Ya, memang saat ini sangat-sangat lambat, sisanya ini memang masyarakat yang ragu-ragu, bahkan sama sekali tidak mau. Jadi perlu kerja sama dengan banyak pihak, agar kita bisa sama-sama mengedukasi masyarakat untuk vaksin,” ujarnya.

Baca Juga:  Tamalaki Usul Taman Kalosara di Kendari Jadi Wisata Lintas Budaya

Untuk itu, beberapa waktu lalu jajaran fasilitas kesehatan (faskes) atau puskesmas lingkup Dinkes Kota Kendari diinstruksikan untuk melakukan vaksinasi jemput bola, utamanya kepada para lansia yang ditargetkan mencapai 70 persen sebelum tahun baru 2022.

Dia mengungkapkan, yang menjadi kendala warga lansia tidak melakukan vaksinasi, yakni karena adanya penyakit bawaan yang mengakibatkan tidak bisa ikut vaksin.

“Ya, karena lansia itu punya penyakit komorbid, ada yang hipertensi, jadi memang ada di posisi yang tidak boleh divaksin,” ungkapnya.

Wali Kota Kendari Akui Laju Vaksinasi Melambat karena Masyarakat Percaya Hoaks

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten