Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bombana

Wanita asal Bombana Diduga Alami Pelecehan Sopir Mobil yang Ditumpanginya

Wanita asal Bombana Diduga Alami Pelecehan Sopir Mobil yang Ditumpanginya
Mobil yang ditumpangi korban pelecehan seksual berinisial FU (25) saat pergi ke Kabupaten Bombana. Foto: Istimewa.

Bombana – Seorang wanita asal Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial FU (25) diduga mengalami tindak pidana pelecehan seksual oleh sopir mobil, Kamis (11/9/2025) malam.

FU mengungkapkan saat itu dirinya hendak kembali ke Bombana dari Kota Kendari. Ia lalu menghubungi sopir mobil berinisial AN yang pernah ditumpanginya sebelumnya. Kemudian ia dijemput dan duduk di bagian kursi tengah.

Di dalam mobil itu, hanya AN dan FU perjalanan dari Kendari. FU sengaja duduk di kursi tengah dengan alasan tidak mau terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Saya hanya berdua di mobil, saya sengaja duduk di tengah, karena begini mi yang saya hindari. Dia suruh saya duduk di kursi depan. Namun saat tiba di sekitar Kantor Bupati Bombana, dia tarik tanganku paksa duduk di depan,” beber FU saat dihubungi Kendariinfo, Minggu (14/9) malam.

Sontak FU kaget karena mendengar alasan pelaku hendak berbuat tak senonoh. “Dia bilang pindah ki duduk di depan mau ka malco. Tidak tahan mi ka. Kaget mi ka di situ,” ujar dia.

FU lalu meminta pelaku segera mengantarnya sampai di rumah. Namun saat tiba di Desa Ladumpi, Kecamatan Rarowatu, pelaku menghentikan mobilnya di tempat sepi. Pelaku lalu turun dan memaksa korban untuk pindah ke kursi depan.

Saat itu pelaku lalu berusaha menarik tangan korban untuk melakukan pelecehan. Korban yang kaget lalu menendang pelaku keluar dari mobil. Korban lalu mengemudikan mobil tersebut dan meninggalkan pelaku di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Aksi Berjalan Damai, Kapolda Sultra Pimpin Doa dan Pembakaran Lilin Bersama Ratusan Ojol

“Saya bawa mobilnya sampai di Desa Raurau, Kecamatan Rarowatu. Di sana dia susul dan dia ambil mobilnya,” ujar dia.

Meski demikian, pelaku berjanji kepada korban untuk tidak akan mengulangi perbuatannya. Korban pun mau diantar karena sudah tengah malam dan tidak ada kendaraan lain.

“Tetap dia yang antar saya, karena sudah tengah malam. Tetapi dia bilang tidak akan ulangi lagi, di situ mi dia antar saya sampai di rumah karena tidak ada kendaraan lain,” pungkasnya.

Tak terima mendapat perlakuan itu, korban pun melaporkan perbuatan pelaku ke Mako Polres Bombana, Sabtu (13/9) siang. Ia berharap pelaku bisa segera ditangkap.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten