Warga Diminta Tahan Diri, Kapolres Konsel Minta Percayakan Kasus Pembunuhan Anak ke Polisi

Konawe Selatan – Kapolres Konawe Selatan (Konsel) AKBP Febry Sam meminta warga agar tidak bertindak di luar hukum terkait kasus pembunuhan anak perempuan berinisial NNH (5) di Desa Tolu Wonua, Kecamatan Mowila.
Febry menegaskan penanganan perkara itu sepenuhnya ditangani pihak kepolisian. Ia pun mengingatkan warga agar tidak melakukan perbuatan melawan hukum.
“Kami mengimbau kepada masyarakat Mowila khususnya Desa Tolu Wonua untuk tidak melakukan langkah-langkah yang bertentangan dengan hukum. Serahkan penanganan kasus ini ke Polres Konawe Selatan dan jangan melakukan tindakan pengrusakan atau apa pun itu,” kata Febry.
Menurutnya, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait kasus tersebut. Ia tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang bisa terlibat.
“Kami masih lakukan pengembangan jangan sampai ada tersangka lain,” ujarnya.
Febry juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu mengambil tindakan sendiri. Aparat kepolisian sudah melakukan langkah-langkah hukum sesuai prosedur yang berlaku. Hingga Minggu (14/9) malam situasi di Desa Tolu Wonua aman dan kondusif.
“Situasi di Mowila sampai saat ini aman dan kondusif, polisi terus melakukan pengamanan dan penjagaan untuk memastikan situasi tetap aman,” pungkasnya.
Polres Konsel memastikan akan memproses kasus pembunuhan anak itu secara transparan. Polisi meminta warga tetap tenang dan memercayakan seluruh proses hukum kepada aparat berwenang.
Sebelumnya, NNH ditemukan meninggal dalam keadaan terbungkus karung di kebun Desa Tolu Wonua, Sabtu (13/9/2025) pagi. Setelah didalami polisi, NNH dibunuh dengan cara dibekap menggunakan bantal hingga meninggal, Kamis (11/9) sore.
Hindari Dibakar Massa, Rumah Pelaku Pembunuhan Anak di Konsel Sengaja Dibongkar





