Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Warga Geruduk dan Bubarkan Rapat Perubahan Amdal PT IKIP di Konawe

Warga Geruduk dan Bubarkan Rapat Perubahan Amdal PT IKIP di Konawe
Warga Kecamatan Routa menggeruduk rapat pembahasan perubahan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) PT Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Kendariinfo. (26/1/2026).

Konawe – Warga Kecamatan Routa menggeruduk rapat pembahasan perubahan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) PT Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP) di sebuah hotel di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Warga pun langsung membubarkan kegiatan yang diinisiasi PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM), Senin (26/1/2026).

Pantauan Kendariinfo, warga bersama mahasiswa Routa bergerak melakukan aksi demonstrasi di DPRD Konawe. Massa meminta agar Komisi II DPRD Konawe ikut bersama warga untuk menghentikan rapat. Namun, satu pun perwakilan DPRD tak ada yang datang.

Warga lalu mendatangi hotel tempat rapat perubahan amdal PT IKIP. Warga lalu menghentikan. Dalam aksi itu, sempat terjadi ketegangan massa dengan pihak PT SCM dan Pemda Konawe. Warga dengan tegas ingin menghentikan kegiatan itu.

Warga Routa, Fitnur, meminta agar pembahasan amdal dihentikan. Ia meminta persoalan tersebut dibawa ke wilayah Routa dan dibahas bersama masyarakat yang terdampak langsung aktivitas pertambangan PT IKIP.

“Kami sangat mencintai investasi yang ada. Hanya proses-proses ini kami anggap tidak sesuai prosedur. Secara aturan, pembahasan amdal harus melibatkan masyarakat, tetapi tidak diundang, tokoh-tokoh tidak diajak, sosialisasi tidak ada,” kata Fitnur.

Warga lainnya, Hasim, juga meminta agar kegiatan dihentikan pembahasannya dan dipindahkan ke wilayah Kecamatan Routa untuk dibahas bersama masyarakat luas. Ia pun mengaku heran, pembahasan amdal PT IKIP, tetapi dalam kegiatan dihadiri dan diinisiasi PT SCM.

Baca Juga:  Pascakasus Penembakan Warga Bombana, Bupati Hentikan Tambang Ilegal

“Kami heran pelaksanaan perubahan amdal PT IKIP ini dihadiri PT SCM. Ini ada apa? Kami minta siapa yang bertanggung jawab, tetapi tidak ada yang mengakui,” tuturnya.

Perwakilan PT SCM, Ikbal Muharram, merespons permintaan warga. Ia mengatakan kegiatan dihentikan, karena ada permintaan masyarakat Routa.

“Iya pembahasan amdal PT IKIP di-pending, karena ada permintaan masyarakat,” tutupnya.

Alot Perdebatan Warga Routa dan PT SCM soal Pembangunan Smelter di Konawe

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten