Warga Keluhkan Sampah di Pasar Lawa, Kepala DLH Mubar: Kendala Efisiensi Anggaran

Muna Barat – Warga mengeluhkan sampah di Pasar Lawa, Desa Watumela, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra). Berdasarkan pantauan Kendariinfo, bak penampung sampah di Pasar Lawa terlihat penuh oleh kulit buah, kardus, dan kantong plastik, Selasa (26/8/2025).
Sementara sampah, seperti popok bekas, plastik bekas minuman, serta kantong plastik, tampak berserakan di bahu jalan. Warga Desa Watumela, Syawal, mengatakan sampah menumpuk akibat bak penampungan penuh dan tidak pernah diangkut selama tujuh bulan terakhir. Kondisi itu menimbulkan bau busuk dan menyengat yang mengganggu warga sekitar.
“Sampah tidak pernah diangkat dalam tujuh bulan terakhir. Baunya busuk dan menyengat,” kata Syawal kepada Kendariinfo, Selasa (26/8).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mubar, La Edi, menyebut efisiensi anggaran bahan bakar minyak (BBM) menjadi kendala utama dalam pengangkutan sampah. Edi mengungkapkan pengangkutan sampah tidak dapat dilakukan setiap hari, karena anggaran pembelian BBM ditiadakan. Selain itu, pihaknya juga terkendala kerusakan suku cadang truk pengangkut.
“Kami tidak beroperasi karena efisiensi anggaran BBM ditiadakan. Truk sampah juga sempat mengalami kerusakan, meski kini sudah diperbaiki dan bisa beroperasi kembali,” ungkapnya.
Ia menuturkan untuk kebutuhan BBM pihaknya terpaksa berutang kepada penyedia hingga jutaan rupiah. Meski begitu, ia memastikan DLH Mubar telah menyusun jadwal khusus pengangkutan sampah di sejumlah titik prioritas, termasuk Pasar Lawa.
“Sekarang terpaksa kami berutang untuk pembelian BBM kendaraan. Saat ini utang sudah sekitar Rp7 juta. Mengenai sampah di Pasar Lawa akan segera diangkut dalam waktu dekat,” tutupnya.





