Warga Konsel Buat Kompor Pipa Besi Atasi Kelangkaan Gas Elpiji
Konawe Selatan – Kompor berbahan pipa besi yang diklaim tidak mengeluarkan asap saat dinyalakan menjadi alternatif baru bagi warga di Desa Rakawuta, Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), menghadapi kelangkaan gas elpiji.
Kepala Desa (Kades) Rakawuta, Andi Oddang, mengatakan kompor itu dikembangkannya bersama aparat desa sebagai solusi atas kelangkaan gas elpiji yang kerap terjadi di wilayahnya.
“Salah satunya alasan utamanya, karena kelangkaan gas elpiji. Agen elpiji di desa kami cuma satu. Jadi, tidak mencukupi kebutuhan warga desa,” kata Oddang kepada Kendariinfo, Senin (22/6/2026).
Selain menjadi alternatif pengganti gas elpiji, kompor juga dinilai lebih hemat dalam penggunaan kayu bakar. Kayu-kayu hanya perlu dipotong kecil sepanjang satu jengkal.
“Irit dalam penggunaan kayu bakarnya. Kalau masak air panci besar seperti di video paling membutuhkan kayu tiga batang sebesar lengan, panjang 80 sentimeter. Dipotong satu jengkal sudah cukup. Kalau terlanjur nyala biar kayu basah bisa dimasukkan,” tutur Oddang.
Oddang menyebut biaya pembuatan kompor berasal dari dana pribadi. Proses pembuatannya pun melalui tiga kali percobaan sebelum mendapatkan hasil yang maksimal.
Awalnya, kompor hanya direncanakan untuk digunakan olehnya bersama aparat desa. Namun, temuan tersebut ternyata mendapat respons positif dari masyarakat, sehingga permintaan terus berdatangan.
Kompor itu rencananya akan lebih dulu disebarkan ke warga Desa Rakawuta dan wilayah sekitarnya. Dengan banyaknya permintaan yang masuk, Oddang bersama timnya kewalahan memenuhi pesanan yang masuk.
“Tadinya saya beserta aparat desa yang rencana gunakan kompor ini. Namun, sekarang sudah banyak warga Desa Rakawuta dan sekitarnya berminat. Rencana ini dikhususkan dulu untuk warga Desa Rakawuta dan sekitarnya. Ini saja belum bisa kami penuhi semua pesanan warga desa,” pungkas Andi Oddang.
