Warga Muna Akhiri Hidup di Atas Pohon Jambu Mete, Berikut Kronologinya
Muna – Pria berusia 28 tahun bernama Dirwan alias La Diri ditemukan tak bernyawa tergantung tali di atas pohon jambu mete di kebun milik warga di Desa Tampunabale, Kecamatan Pasikolaga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (4/1/2022) sekitar pukul 15.00 WITA.
Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho melalui Kapolsek Pure, AKP Tumengkol mengatakan, mayat Dirwan ditemukan dengan kondisi tubuh membengkak dan mengeluarkan aroma bau menyengat.
“Korban telah dicari oleh pihak keluarga, karena tak kunjung pulang setelah pergi dari rumah sejak Rabu (29/12/2021),” katanya.
Awalnya, warga bernama Ismail alias La Ita (51) yang lewat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sepulang dari memancing sekitar pukul 12.00 WITA, mencium aroma bau busuk. Ia terlebih dahulu pulang ke rumahnya. Barulah sekitar pukul 15.00 WITA, ketika ia menceritakan kejadian tersebut kepada warga Lainnya, La Diri (47) yang kemudian berinisiatif mengajak Ismail untuk mencari lagi sumber bau tersebut.
“Saksi mata melihat mayat terikat tali tergantung di atas pohon jambu dari jarak sekitar 40 meter. Dari pakaian yang dikenakan, mereka meyakini mayat tersebut adalah Dirwan,” ungkapnya.
Ismail dan La Diri kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan Kepala Desa (Kades) Tampunabale. Kades Tampunabale seterusnya menghubungi pihak kepolisian.
Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Pure yang mendatangi lokasi TKP kemudian melakukan evakuasi terhadap korban. Sempat menawarkan untuk dilakukan autopsi, namun ditolak oleh pihak keluarga dan memilih langsung untuk dikuburkan.
Dari keterangan pihak kepolisian, penyebab meninggalnya korban diduga murni gantung diri. Diketahui Dirwan yang ibunya berada di Malaysia dan ayahnya telah lama meninggal punya riwayat gangguan kejiwaan dan sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari, sejak Juli 2021 hingga September 2021.
