Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Muna

Warga Muna Digegerkan Ular Piton Berukuran 7 Meter, Ditemukan saat Mangsa Babi

Warga Muna Digegerkan Ular Piton Berukuran 7 Meter, Ditemukan saat Mangsa Babi
Ular piton sepanjang 7 meter dan seekor babi saat dievakuasi menggunakan mobil pick up di Desa Bone Kancitala, Kecamatan Bone, Kabupaten Muna. Foto: Istimewa.

Muna – Warga di Desa Bone Kancitala, Kecamatan Bone, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) digegerkan dengan kemunculan ular piton raksasa berukuran sekitar 7 meter. Ular tersebut ditemukan sedang memangsa seekor babi hutan di area perkebunan nilam milik warga.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (15/1/2026) pagi. Saat itu, seorang petani bernama La Tindisi tengah memanen nilam di kebunnya ketika mendengar suara jeritan keras dari arah semak-semak di belakang kebun.

Merasa curiga, ia mendatangi sumber suara. Betapa terkejutnya, seekor ular piton berukuran besar terlihat sedang melilit satu ekor babi hutan. Di lokasi yang sama, tampak tiga ekor babi hutan lainnya berada di sekitar ular tersebut.

Warga kemudian memanggil bantuan karena khawatir ular tersebut menyerang. Tak lama, tiga orang warga datang membawa parang untuk mengamankan situasi.

“Iya, ularnya langsung ditebas karena posisinya membahayakan. Panjangnya sekitar 7 meter,” kata warga setempat, Syawal saat dihubungi awak media, Sabtu (17/1) malam.

Ular piton itu ditebas di bagian tubuh hingga kepalanya sampai mati di lokasi kejadian. Setelah dilumpuhkan, ular bersama bangkai babi hutan kemudian dibawa ke kawasan pemukiman warga.

Kejadian tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat. Puluhan warga berdatangan untuk melihat langsung ular piton raksasa yang sudah tak bernyawa itu.

Syawal mengatakan ular tersebut beserta babi hutan yang sudah mati dibeli oleh pengepul hewan melata. “Ular sama babinya sudah dijual ke Buton Tengah,” tutupnya.

Baca Juga:  Ular Piton Berukuran 8 Meter yang Ditemukan Pencari Kayu di Lamorende, Muna Mati Ditebas
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten