Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Warga Nyaris Dibacok 3 OTK di Kampung Butung Kendari, Dikejar Tim Perintis Polda Sultra

0
0
Anggota Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra saat mengejar OTK yang melarikan diri. Foto: Istimewa. (17/9/2026).

Kendari – Seorang warga nyaris menjadi korban pengancaman menggunakan senjata tajam (sajam) saat melintas di Kampung Butung, Kelurahan Kessilampe, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.

Korban saat itu sedang dalam perjalanan pulang dari Toronipa menuju kediamannya di Kelurahan Kemaraya.

Komandan Tim (Dantim) Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan korban melihat tiga orang tidak dikenal (OTK) berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio M3.

“Saat melintas di Kampung Butung, korban melihat tiga orang tak dikenal berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio M3. Salah seorang pelaku disebut menyeret parang ke aspal sebelum tiba-tiba mengayunkannya ke arah korban,” kata Boy, Jumat (18/9).

Korban berhasil menghindari sabetan tersebut dan langsung melarikan diri untuk menyelamatkan diri. Korban kemudian bersembunyi di sebuah lorong karena ketiga orang tersebut masih berada di sekitar lokasi.

“Karena ketiga orang tersebut masih berada di sekitar lokasi, korban kemudian menghubungi Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra untuk meminta pertolongan,” ujarnya.

Menerima laporan tersebut, tim patroli langsung menuju lokasi dan melakukan penyisiran di sekitar Kampung Butung. Saat penyisiran, petugas menemukan dua pria yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

“Saat penyisiran, petugas melihat dua pria yang diduga terkait dengan kejadian tersebut. Namun, keduanya langsung melarikan diri dan masuk ke lorong-lorong sempit yang diduga telah mereka kuasai,” tutur Boy.

Petugas tidak dapat mengejar kedua pria tersebut karena kondisi lokasi yang cukup sulit. Meski demikian, polisi memastikan korban selamat dalam insiden tersebut.

Editor Kata
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: