Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Warga yang Antre di SPBU Tapak Kuda Kendari Lari Berhamburan saat Ledakan Pompa BBM

Warga yang Antre di SPBU Tapak Kuda Kendari Lari Berhamburan saat Ledakan Pompa BBM
Warga yang sedang mengantre di SPBU Tapak Kuda, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) lari berhamburan saat terjadi ledakan pada salah satu pompa bensin. Foto: Istimewa. (6/8/2022).

Kendari – Warga yang sedang mengantre di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tapak Kuda, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) lari berhamburan saat terjadi ledakan pada salah satu pompa bensin, Sabtu (6/8/2022) sekitar pukul 17.00 WITA.

Riyale Meraldi, warga yang sedang mengantre bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Tapak Kuda, mengaku langsung menyalakan mesin mobilnya saat terjadi ledakan. Riyale bersama pengendara yang lain berhamburan keluar meninggalkan antrean SPBU dan menjauhi sumber ledakan.

“Saat meledak, langsung saya nyalakan mobil terus menghindari kawasan SPBU. Semua kendaraan panik berhamburan,” kata Riyale kepada Kendariinfo.

Petugas SPBU Tapak Kuda, Kota Kendari memadamkan percikan api menggunakan apar.
Petugas SPBU Tapak Kuda, Kota Kendari memadamkan percikan api menggunakan apar. Foto: Istimewa. (6/8/2022).

Sementara itu, Kapolresta Kendari, Kombes Pol. Muhammad Eka Fathurrahman, mengungkapkan pihaknya telah menurunkan personel di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, penyebab korsleting listrik diduga karena tegangan yang naik turun.

“Menurut saksi bernama Yanuar (30) yang merupakan teknisi SPBU Tapak Kuda, penyebab ledakan diduga akibat tegangan listrik naik turun. Saksi memeriksa semua pompa dan hanya menemukan satu dispenser yang rusak,” kata Eka melalui keterangan resminya.

Eka menjelaskan, orang yang bertugas di pompa satu bernama Andriani Ruslan (29). Awalnya, Andriani sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite pada sebuah mobil Honda Brio berwarna silver. Saat sedang pengisian BBM jenis Pertalite, Andriani melihat percikan api di pompa bensin dan seketika menekan tombol emergency.

“Saksi melihat ada percikan api di mesin dispenser pulau satu lalu menekan tombol emergency. Dia lalu mengambil satu buah apar lalu menyemprotkan ke mesin dispenser,” jelasnya.

Baca Juga:  Breaking News: Truk Bermuatan Solar di Kolut Ludes Terbakar, Asap Tebal Membubung Tinggi

Saat ini, SPBU Tapak Kuda sedang menutup pelayanan sampai selesai dilakukan pengecekan terhadap pompa bensin. Eka menyebut, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiel dalam peristiwa itu.

“Saat ini SPBU Tapak Kuda menutup sementara penjualan BBM. Pihak depot Pertamina dan teknis SPBU akan melakukan pengecekan terhadap semua mesin dispenser SPBU. Untuk korban jiwa dan kerugian materiel nihil,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten