Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Nasional

Warning! Selalu Waspada, Covid-19 di Indonesia Mengamuk Lagi

Warning! Selalu Waspada, Covid-19 di Indonesia Mengamuk Lagi
Ilustrasi Covid-19. Foto: Pixabay.

Nasional – Kasus Covid-19 di Indonesia rupanya masih belum selesai. Terbukti di beberapa provinsi, pasien terjangkit virus Corona kembali meledak.

Diungkapkan oleh Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito, virus asal Cina itu kembali mengamuk di minggu keempat setelah perayaan lebaran pada Mei lalu.

“Kenaikan kasus pasca Idulfitri pada tahun ini secara nasional, mengalami kenaikan yang lebih tinggi yaitu mencapai 112,22 persen. Sedangkan kenaikan kasus pada tahun 2020 adalah sebesar 93,11 persen,” Ungkapnya dalam telekonferensi pers, di Kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (17/6/2021).

 Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito saat menggelar telekonferensi pers di Kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito saat menggelar telekonferensi pers di Kanal Youtube Sekretariat Presiden. Foto: Tangkapan Layar.

Dia menjelaskan, kenaikan yang signifikan di tahun ini, tidak dimungkiri terjadi karena pada minggu keempat, kenaikan kasusnya sangat signifikan jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya. Dalam satu minggu saja terjadi kenaikan hampir dua kali lipat, hal ini menyebabkan perbedaan yang signifikan pada keadaan di minggu ketiga lalu dengan minggu keempat saat ini.

Sementara itu, Wiku juga menunjukkan data nasional mingguan untuk perkembangan kasus Covid-19 yang diperoleh pada 13 Juni 2021.

Di mana dalam data tersebut, Jakarta menduduki angka tertinggi kenaikan kasus positif, naik 7.132 kasus. Disusul Jawa Tengah (Jateng), naik 4.426, Jawa Barat (Jabar) mencapai 2.050, kemudian Yogyakarta mencapai 973 kasus, dan Jawa Timur (Jatim) naik di angka 939 kasus.

Selain itu, terdapat kenaikan angka kematian tertinggi yang diduduki oleh Jatim, naik mencapai 43 pasien meninggal dunia. Kemudian disusul oleh Sumatra Barat, Aceh, Yogyakarta, dan Sumatra Utara.

Baca Juga:  Polda Sultra Turunkan 2.113 Personel Amankan Pilkada 2020

“Mohon kepada seluruh lapisan masyarakat untuk kembali memperketat protokol kesehatan yang mungkin saja sudah mulai lengah beberapa minggu ini,”

Dia menjelaskan, adanya penurunan kasus positif Covid-19 sejak Februari lalu, tidak dapat dimungkiri bisa membuat kita lengah dan merasa bahwa pandemi telah usai. Namun kenyataannya, kenaikan pandemi di minggu ini menunjukkan bahwa Covid-19 masih ada, dan pandemi ini masih nyata di hadapan kita.

“Saya ingatkan, kita tidak pernah tahu di mana kita akan berpotensi tertular Covid-19, untuk itu waspada menjadi kunci penting dalam mencegahnya,” ujar Wiku.

Laporan: Fera

Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten