Wisatawan Wanita Terjatuh dari Benteng Keraton Baubau, Damkar Lakukan Evakuasi

Baubau – Seorang wisatawan wanita bernama Wasni Landisi (40) terjatuh dari kawasan Benteng Keraton Baubau, Kelurahan Melai, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (22/12/2025) sore. Peristiwa itu terjadi saat korban tengah berkunjung dan berfoto di salah satu objek wisata andalan keraton.
Korban merupakan penumpang kapal Pelni yang sedang transit dari wilayah timur Indonesia. Saat singgah di Baubau, korban diajak keluarganya yang tinggal di daerah tersebut untuk melihat Benteng Keraton.
Ketua Regu Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Baubau, Firman mengatakan insiden bermula ketika korban hendak berfoto di area benteng. Kaki korban disebut terjepit di sela batu, lalu kehilangan keseimbangan saat mencoba mengambil sandal, hingga akhirnya terjatuh ke bawah tebing.
“Korban kehilangan keseimbangan lalu terjatuh ke tebing,” kata Firman saat dikonfirmasi Kendariinfo, Senin malam.
Sekitar pukul 17.00 Wita, Damkar Kota Baubau menerima laporan kejadian tersebut. Tim rescue Damkar Baubau bersama unit ambulans langsung bergerak menuju lokasi.
Sebanyak 8 personel rescue diturunkan ke bawah tebing benteng untuk melakukan proses penyelamatan. Evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi medan yang cukup terjal.
Firman mengatakan kondisi korban dalam keadaan sadar dan relatif aman. Korban hanya mengalami luka robek pada bagian telapak tangan tanpa adanya patah tulang.
“Kondisi korban aman, tidak ada patah tulang, hanya luka robek di telapak tangan. Evakuasi kami lakukan menggunakan tandu darurat dibantu tali webing untuk proses penaikan ke atas tebing,” ujar Firman.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit hingga korban berhasil dievakuasi ke atas. Setelah itu, korban langsung diserahkan kepada petugas Ambulans PSC 119 yang juga berada di lokasi kejadian untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
“Kami mengimbau wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan wisata, khususnya di area berbatu dan tebing, demi menghindari kejadian serupa,” tutupnya.





